faktakalbar

Diduga Konsleting Listrik, Kantor Pos di Jalan Agus Salim Sanggau Nyaris Terbakar

Penulis: Redaksi Tuesday, 16 July 2024 📖 1 menit
Diduga Konsleting Listrik, Kantor Pos di Jalan Agus Salim Sanggau Nyaris Terbakar
*Gangguan Listrik PLN Terjadi Beberapa Titik di Kota Sanggau   SANGGAU- Kantor Pos yang berada di Jalan H Jl. Agus Salim No.42, Beringin Kecamatan Kapuas, nyaris terbakar, Senin (15/7) malam. Beruntung Petugas dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Sanggau cepat tiba dilokasi.   Percikan api serta timbulnya asap dibagian depan atap Kantor Pos terjadi pada pukul 18: 30 Wib , warga sekitar yang melihat kejadian itu segera menghubungi Damkar Sanggau.   Petugas Damkar yang datang segera melakukan upaya cepat dengan memanjat ke atap untuk memeriksa keadaan.   Berdasarkan rekaman video yang tersebar melalui grup whatsapp terdengar suara petugas Damkar yang mengatakan "kondisi sudah aman".   Percikan api yang timbul diatas atap Kantor Pos Sanggau diduga berasal dari Konsleting listrik.   Bukan hanya di Kantor Pos Sanggau yang mengalami masalah jaringan listrik, diwaktu yang sama tersebar juga video di grup whatsapp yang menggambarkan suasana Gardu Listtik di Jalan P H Sulaiman yang mengeluarkan percikan api dan mengeluarkan asap.   Sementara Supriatna, Manager ULP PLN Sanggau, membenarkan terjadinya masalah pada jaringan listrik di beberapa titik di wilayah Kota Sanggau.   "Betul pak itu ada gangguan JTR pak, sedang proses perbaikan oleh tim teknik pak," ungkapnya.   Supriatna, mengatakan gangguan JTR disebabkan karna kabel listrik yang ada tidak dapat menahan arus yang tidak stabil, meski begitu petugasnya sedang ada dilokasi untuk melakukan perbaikan.   "Ada beberapa kawasan yang padam, tapi kita upayakan pemadaman diperkecil hanya di kawasan yang sedang dilakukan perbaikan," pungkasnya.(ariya).

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK