faktakalbar

Diduga Rabies, Anjing Agresif Serang Dua Warga Sekayam hingga Luka-luka

Penulis: Redaksi Sunday, 08 February 2026 📖 2 menit
Diduga Rabies, Anjing Agresif Serang Dua Warga Sekayam hingga Luka-luka
Faktakalbar.id, SANGGAU – Kasus serangan hewan penular rabies kembali meresahkan masyarakat di wilayah perbatasan. Dua orang warga Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau , harus mendapatkan penanganan medis intensif setelah menjadi korban Gigitan Anjing yang diduga terjangkit virus rabies. Baca Juga: Tingginya Kasus Gigitan Rabies di Kalbar: Peran Aktif Pemilik Hewan Sangat Penting Insiden tersebut terjadi di Dusun Balai Karangan I, Desa Balai Karangan, pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Identitas kedua korban diketahui bernama Ade Rohayati (44) dan seorang anak bernama Dirga Ramadan (12). Keduanya merupakan warga setempat yang diserang secara tiba-tiba oleh seekor anjing yang menunjukkan perilaku sangat agresif di area permukiman. Berdasarkan kronologi yang dihimpun di lapangan, anjing tersebut awalnya terlihat berkeliaran di lingkungan warga. Tanpa pemicu yang jelas, hewan itu menyerang orang-orang yang berada di sekitarnya. Akibat serangan cepat tersebut, kedua korban mengalami luka Gigitan Anjing pada bagian tangan. Baca Juga: Warga Lebang Positif Rabies, Dinkes Sintang Imbau Segera Periksa Jika Tergigit Hewan Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Sekayam. Langkah cepat ini diambil mengingat risiko fatal yang dapat ditimbulkan oleh virus rabies jika tidak segera ditangani secara medis. Setibanya di fasilitas kesehatan, tim medis langsung melakukan prosedur pembersihan luka (cuci luka) dan memberikan vaksin anti-rabies sesuai standar operasional. Beruntung, kedua korban dilaporkan dalam kondisi sadar saat menjalani perawatan. Sementara itu, anjing yang menjadi pelaku serangan telah dimusnahkan oleh warga untuk mencegah jatuhnya korban lain. Polisi Imbau Pemilik Hewan Lebih Bertanggung Jawab Menanggapi insiden ini, Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, langsung turun tangan. Ia mengungkapkan bahwa kejadian serupa juga sempat terjadi beberapa hari sebelumnya di kawasan yang sama, di mana seekor anjing lain juga menyerang warga dan harus dimusnahkan. Kapolsek menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman rabies. Ia meminta pemilik hewan peliharaan untuk lebih bertanggung jawab. “Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami mengajak warga untuk memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi serta tidak dilepasliarkan. Jika menemukan hewan dengan perilaku mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegas AKP Sutikno. Sebagai langkah tindak lanjut, Polsek Sekayam telah berkoordinasi dengan Puskesmas, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, serta pemerintah desa setempat. Baca Juga: Tiga Warga Landak Meninggal Akibat Rabies Sinergi ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan rabies secara terpadu. Selain itu, Bhabinkamtibmas Desa Balai Karangan juga diterjunkan untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya rabies. Pihak kepolisian mendorong pemerintah desa untuk melakukan pendataan hewan peliharaan dan menggelar vaksinasi massal guna memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK