faktakalbar

Dinkes Sanggau Gelar Rakor Pokjanal, Targetkan Penguatan Layanan Primer Posyandu

Penulis: Redaksi Friday, 24 October 2025 📖 2 menit
Dinkes Sanggau Gelar Rakor Pokjanal, Targetkan Penguatan Layanan Primer Posyandu
Faktakalbar.id, SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kesehatan ( Dinkes ) menggelar pertemuan koordinasi pelaksanaan layanan primer Posyandu kepada Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal), Kamis (23/10/2025). Acara ini bertujuan untuk memperkuat transformasi sistem kesehatan di tingkat dasar. Pertemuan yang digelar di aula Dinkes ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Najori, dan melibatkan OPD terkait, seluruh camat, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sanggau. Baca Juga: Dinkes Kapuas Hulu dan Puskesmas Kalis Gelar Pengobatan dan Sunatan Massal Gratis, Ratusan Warga Antusias Dalam sambutannya, Najori mengatakan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Kementerian Kesehatan untuk mentransformasi sistem kesehatan Indonesia. “Kementrian Kesehatan berkomitmen untuk mentransformasi sistem kesehatan Indonesia, salah satunya berfokus pada layanan primer sejalan dengan visi Presiden untuk mewujudkan masyarakat sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan,” kata Najori. Ia menambahkan, fokus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Bidang Kesehatan tahun 2025-2029 adalah “Kesehatan Untuk Semua”. Sasarannya adalah peningkatan status kesehatan masyarakat, terutama melalui penguatan layanan kesehatan primer, pencegahan penyakit (termasuk stunting), dan peningkatan gizi seumur hidup. “Tujuannya adalah mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan lima strategi utama yaitu peningkatan kesehatan dan gizi berbasis siklus hidup, pencegahan dan penurunan stunting, pelayanan kesehatan dan gizi yang lebih merata, pemeriksaaan kesehatan gratis serta penguatan layanan dan tata kelola kesehatan,” ujarnya. Najori menjelaskan, kebijakan pembangunan kesehatan ini menitikberatkan pada pendekatan preventif, promotif, dan pemberdayaan masyarakat. Kuncinya adalah dengan menumbuhkembangkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM). “Dalam mendukung implentasi transformasi layanan primer Posyandu sampai ke tingkat masyarakat, Posyandu nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan layanan dasar bagi sasaran seluruh siklus hidup. Posyandu aktif sebagai ukuran keberhasilan Posyandu dalam RPJMN tahun 2025-2029 ditargetkan Posyandu aktif mencapai 75 persen,” ungkapnya. Baca Juga: Dinkes Sambas Perkuat Puskesmas, Fokus ke Stunting dan TBC Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, harus dilakukan pembinaan secara sinergi melalui Pokjanal Posyandu di semua tingkatan, mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa. “Pembinaan kelembagaan Posyandu diberikan oleh Kemendagri, Dinas PMD, Camat dan Kades. Pembinaan Teknis Posyandu diberikan oleh masing-masing sektor salah satunya Kesehatan,” terangnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK