faktakalbar

Dinkes Singkawang Integrasikan Cek Gula Darah dan Deteksi Dini TBC

Faktakalbar.id - Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang memperluas jangkauan Program Cek Kesehatan Gratis dengan memperkuat pemeriksaan kadar gula darah guna mengantisipasi penularan penyakit tuberkulosis.

Penulis: Natash Wednesday, 05 August 2026 📖 1 menit
Dinkes Singkawang Integrasikan Cek Gula Darah dan Deteksi Dini TBC
Ilustrasi. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang memperluas jangkauan Program Cek Kesehatan Gratis dengan memperkuat pemeriksaan kadar gula darah guna mengantisipasi penularan penyakit tuberkulosis.

Langkah perluasan deteksi dini TBC di Singkawang ini dilakukan seiring pencapaian partisipasi warga yang baru menyentuh angka 21 persen hingga triwulan kedua 2026.

Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang Achmad Hardin menjelaskan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan kini tidak hanya berfokus pada penyakit tidak menular.

Pemeriksaan kadar gula darah diintegrasikan ke dalam program untuk mengidentifikasi warga yang berisiko mengalami penyakit diabetes melitus.

Penderita diabetes dinilai memiliki daya tahan tubuh yang relatif lebih rendah sehingga jauh lebih rentan terinfeksi bakteri tuberkulosis.

“Melalui pemeriksaan kadar gula darah, kami dapat mengetahui apakah seseorang memiliki indikasi diabetes. Jika ditemukan, penanganan akan segera dilakukan agar kondisinya tidak berkembang dan meningkatkan risiko terinfeksi TBC,” jelasnya.

Petugas medis di lapangan juga memberikan pendampingan gizi serta vitamin bagi kelompok rentan seperti bayi dan lanjut usia.

Status gizi yang buruk diketahui menjadi salah satu faktor utama yang memicu tingginya risiko penularan TBC di lingkungan keluarga.

Upaya deteksi dini TBC di Singkawang diharapkan dapat memutus rantai penularan penyakit menular secara lebih cepat dan efektif.

Penanganan medis sejak dini terbukti mampu meningkatkan peluang kesembuhan pasien serta mencegah komplikasi penyakit yang lebih berat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK