faktakalbar

Diterjang Arus Sungai, Jembatan Poros Desa Sui Antu Hulu Ambruk dan Hanya Bisa Dilalui Motor

Penulis: Redaksi Sunday, 12 April 2026 📖 2 menit
Diterjang Arus Sungai, Jembatan Poros Desa Sui Antu Hulu Ambruk dan Hanya Bisa Dilalui Motor
Faktakalbar.id, SEKADAU – Jembatan poros di Desa Sui Antu Hulu, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau , mengalami kerusakan parah pada Kamis (9/4/2026) akibat tergerus derasnya arus anak Sungai Belitang pascahujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kerusakan parah pada infrastruktur penunjang ekonomi warga ini menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Kondisi jembatan rusak di Belitang Hulu tersebut murni disebabkan oleh faktor alam, yakni terkikisnya tanah penyangga pondasi dasar jembatan. Baca Juga:  Akses Sempat Lumpuh, Warga Patungan Lakukan Perbaikan Jembatan Melobok di Sanggau Peningkatan volume debit air hujan dan arus sungai yang menghantam terus-menerus membuat sebagian konstruksi badan jembatan akhirnya ambruk. Akibat kerusakan struktural tersebut, akses transportasi darat yang menjadi urat nadi pergerakan warga setempat menjadi sangat terhambat. Saat ini, jembatan poros desa tersebut dalam kondisi kritis dan hanya dapat dilalui secara terbatas oleh kendaraan roda dua, sepeda, serta pejalan kaki. Guna menjaga akses mobilitas agar tidak terputus total, warga setempat sebelumnya telah berinisiatif melakukan perbaikan darurat secara swadaya dengan memasang lembaran papan kayu di atas rekahan yang ambruk. Survei lapangan untuk merespons penanganan jembatan rusak di Belitang Hulu ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan tingkat wilayah. Selain perangkat desa dan tokoh masyarakat, perwakilan manajemen dari perusahaan PT GUM dan PT CSK turut hadir meninjau lokasi. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Belitang Hulu Budi Hamdani mengatakan bahwa pihaknya turun langsung memantau kelayakan struktur jembatan darurat guna memastikan keselamatan warga yang terpaksa melintas. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut, mengingat kondisinya masih terbatas dan berpotensi membahayakan, terutama saat cuaca hujan,” ujarnya. Budi menambahkan, kehadiran personel Polri dalam kegiatan inspeksi kelayakan jalan ini merupakan wujud dukungan terhadap koordinasi lintas sektoral. Kepolisian ingin memastikan penanganan krisis infrastruktur ini berjalan cepat dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap kondusif. Baca Juga:  Diguyur Hujan Deras, Jembatan Putus di Meliau Sanggau Lumpuhkan Akses Warga Sebagai tindak lanjut dari hasil survei lapangan, pihak perusahaan swasta yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut berkomitmen untuk mengambil tanggung jawab perbaikan fisik. Pihak perusahaan berencana segera menyalurkan material dan melakukan perbaikan jembatan dengan estimasi waktu penyelesaian pengerjaan dalam rentang dua hingga lima hari ke depan. “Dengan langkah cepat dari berbagai pihak, diharapkan akses transportasi masyarakat di Desa Sui Antu Hulu dapat segera kembali normal sehingga aktivitas warga dapat berjalan lancar,” pungkas Budi. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK