faktakalbar

Diterkam Buaya Saat Mandi, Ibu Muda Menderita Putus Kaki Kanan

Penulis: Redaksi Thursday, 25 April 2024 📖 2 menit
Diterkam Buaya Saat Mandi, Ibu Muda Menderita Putus Kaki Kanan
SANGGAU- Seorang ibu muda,Natalia (31) harus kehilangan kaki kanan hingga batas lutut.Gara-garanya saat mandi di lanting disambar buaya. Peristiwa itu terjadi di Sungai Kapuas Dusun Kelapuk,Desa Bagan Asam,Kecamatan Toba.Rabu (24/4). Polsek Toba Polres Sanggau sudah menerima informasi tersebut. Kapolsek AKP Nana Supriatna menjelaskan kronologis. Rabu sekira pukul 06.00 WIB, korban turun dari rumah menuju ke lanting / jamban untuk mandi menggunakan gayung. “Disaat sedang melakukan aktifitas mandi, tiba-tiba seekor buaya menerkam bagian kaki korban, korban berusaha menarik kaki agar terlepas dari gigitan serta berteriak meminta tolong,” ucap Kapolsek. Mendengar teriakan korban yang meminta tolong, seketika warga sekitar ikut membantu menarik korban agar terlepas dari gigitan dalam hal ini terjadi tarik menarik yang dilakukan oleh warga dan berhasil melepas gigitan,akan tetapi akibatnya kaki kanan korban putus sampai dengan bagian lutut. Selanjutnya dengan menggunakan speed korban dibawa ke Puskesmas Tayan Hilir, berdasarkan penyampaian petugas medis, korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Pontianak untuk tindakan lebih lanjut. “Akibat dari terkaman Buaya tersebut Korban Natalia, mengalami luka bagian kaki sebelah kanan putus sampai dengan bagian lutut (Vulnus Amputatum Femoralis) dan dirujuk ke Rumah Sakit di Pontianak,” ungkap AKP Nana Supriatna. Diungkapkan Kapolsek bahwa disungai tersebut merupakan tempat habitat Buaya. Sebelumnya disekitaran sungai tersebut tepatnya di Desa Beringin Kabupaten Kubu Raya yang berbatasan dengan Kecamatan Toba telah terjadi peristiwa terkaman Buaya yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. “Dimungkinkan serangan hewan tersebut disebabkan kerusakan Ekosistem ( kurangnya pasokan makanan ) sehingga terjadi penyerangan terhadap manusia. Dalam hal ini telah terjadi kejadian yang berulang dengan kasus terkaman Buaya, dalam hal ini agar Pemerintah Kecamatan Toba berkoordinasi dengan BKSDA guna tindak lanjut upaya penanganan,” terangnya. “Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa, dilakukan pengawalan korban oleh Bhabinkamtibmas Polsek Toba sampai dengan ke rumah sakit di Pontianak serta melaporkan kepada Pimpinan. Melalui Peran Bhabinkamtibmas, kami memberikan Himbauan dan Sosialisasi kepada masyarakat terutama masyarakat yang tinggal di Pesisir sungai untuk lebih waspada terhadap ancaman serupa,” tukas Kapolsek Toba AKP Nana Supriatna.(rfk/*r)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK