Dua Hari Berturut-turut Kebakaran, Lahan Satu Hektare di Entodan Sekadau Hilir Kembali Membara
Faktakalbar.id - Tim gabungan kembali dikerahkan untuk memadamkan kebakaran lahan yang kembali membara di kawasan Entodan, Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada Sabtu, 12 September 2026. Kemunculan titik a…
Faktakalbar.id - Tim gabungan kembali dikerahkan untuk memadamkan kebakaran lahan yang kembali membara di kawasan Entodan, Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada Sabtu, 12 September 2026.
Kemunculan titik api berulang tersebut terjadi hanya berselang satu hari setelah petugas gabungan berhasil menjinakkan kobaran api di lokasi yang sama pada Jumat, 11 September 2026.
Laporan awal masyarakat diterima petugas pada Jumat sore pukul 15.30 WIB dan berhasil dipadamkan secara menyeluruh sekitar pukul 19.00 WIB.
Namun, kepulan asap pekat kembali terdeteksi membesar di lokasi tanah mineral seluas satu hektare tersebut pada Sabtu pagi pukul 10.30 WIB.
Personel gabungan dari Polres Sekadau, Polsek Sekadau Hilir, Damkar, BPBD Kabupaten Sekadau, dan TNI-AD langsung diterjunkan kembali ke lokasi untuk melokalisasi pergerakan api.
"Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan dan pemantauan tetap penting dilakukan. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena api dapat kembali muncul dan berpotensi meluas," kata Plt Kasi Humas Polres Sekadau Iwan Kurniawan.
Operasi pemadaman tahap kedua tersebut akhirnya berhasil melumpuhkan kobaran api utama pada pukul 13.00 WIB siang.
Petugas di lapangan melanjutkan penyiraman pendinginan secara intensif untuk memutus potensi penyebaran bara tersembunyi.
Hingga kini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan di lapangan guna memastikan penyebab pasti pemicu kebakaran berulang tersebut.
Masyarakat diimbau untuk segera menginformasikan temuan indikasi asap agar penanganan dini dapat segera diluncurkan.
"Kalau melihat asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar, karena semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko kebakaran meluas," kata Iwan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.