Dua Hotspot di Mukok Sanggau Ternyata Lahan Padi Warga
Faktakalbar.id - Personel Polsek Mukok melakukan verifikasi lapangan terhadap dua titik panas yang terdeteksi satelit NASA-SNPP di Dusun Kompor, Desa Engkode, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau pada Jumat (21/8).
Faktakalbar.id - Personel Polsek Mukok melakukan verifikasi lapangan terhadap dua titik panas yang terdeteksi satelit NASA-SNPP di Dusun Kompor, Desa Engkode, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau pada Jumat (21/8).
Pengecekan lokasi dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Engkode H.R. Siahaan guna memastikan kondisi riil di lapangan terkait potensi kebakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan pemantauan data sistem BRIN Hotspot, kedua titik panas di wilayah Mukok tersebut masuk dalam kategori tingkat kepercayaan medium.
Petugas kepolisian mendatangi titik koordinat secara langsung untuk mencocokkan data pantauan satelit dengan kondisi faktual di area terbuka.
Hasil verifikasi lapangan menunjukkan bahwa dua titik panas tersebut berada di areal lahan milik masyarakat setempat dengan luas masing-masing sekitar 0,5 hektare.
Kobaran api terpantau sudah dalam keadaan padam total saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian pada sore hari.
Kapolsek Mukok Firman S. menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak boleh hanya mengandalkan data pemantauan satelit tanpa adanya pengecekan fisik.
"Setiap titik hotspot yang terpantau harus kami verifikasi agar dapat diketahui kondisi sebenarnya. Dalam pengecekan ini, api sudah padam, tetapi kami tetap melakukan pendataan dan koordinasi dengan perangkat desa serta masyarakat untuk mencegah munculnya kembali titik api," ungkap Firman S.
Langkah verifikasi cepat ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini jajaran Polres Sanggau dalam memetakan potensi bencana karhutla.
Pengecekan langsung di lapangan diperlukan untuk membedakan antara titik api nyata dengan anomali panas permukaan bumi.
Aparat kepolisian terus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memantau perkembangan kondisi lingkungan sekitar.
Masyarakat diimbau segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan kemunculan titik api baru atau asap pekat di wilayah mereka.
Pengawasan ketat berbasis teknologi satelit dan pengecekan darat terus ditingkatkan demi menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.