faktakalbar

Festival Faradje Pesaka Negeri: Upaya Sanggau Jaga Identitas dan Warisan Budaya

Penulis: Redaksi Wednesday, 24 September 2025 📖 1 menit
Festival Faradje Pesaka Negeri: Upaya Sanggau Jaga Identitas dan Warisan Budaya
Faktakalbar.id, SANGGAU - Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri ke-17 secara resmi dibuka di halaman Keraton Surya Negara, Sanggau , pada Rabu (25/9/2025). Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, dengan tujuan utama melestarikan warisan leluhur di tengah laju modernisasi. Baca Juga: Festival Faradje Pesaka Negeri Sanggau XVII Dibuka, Hadirkan Nuansa Baru Dalam sambutannya, Krisantus Kurniawan menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh festival ini. “Pemerintah provinsi sangat mendukung perkembangan budaya di Kalbar. Harapannya, Festival Faradje tidak hanya lestari, tetapi juga semakin dikenal luas, baik secara nasional maupun internasional, sekaligus mempererat kerukunan masyarakat,” ujarnya. Pembukaan festival ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk pejabat pemerintahan, perwakilan TNI dan Polri, para sultan serta raja se-Kalimantan Barat, serta tokoh adat dan masyarakat setempat. Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menekankan pentingnya menjaga agar budaya tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman. “Budaya ini tidak boleh berhenti sebagai kenangan, tapi harus relevan dan berkembang, terutama bagi generasi muda,” kata Ontot. Pemerintah Kabupaten Sanggau, lanjutnya, telah menyiapkan program strategis untuk menjadikan Sanggau sebagai destinasi wisata budaya. Langkah-langkah yang diambil mencakup revitalisasi situs bersejarah seperti Keraton Sanggau, serta pengembangan kawasan wisata yang melibatkan masyarakat lokal. “Festival ini bukan hanya ajang seni, tetapi juga penggerak ekonomi kreatif,” tambah Ontot. Ontot juga menyoroti nilai-nilai luhur dalam budaya Melayu yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Baca Juga: Bupati Sanggau Tutup Pameran Pembangunan, Bersiap Gelar Sabang Merah Ekspo Tahun Depan Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah membuka ruang bagi komunitas budaya untuk berinovasi melalui berbagai dukungan, mulai dari seni pertunjukan, kerajinan, hingga kuliner khas, dengan kolaborasi dari sektor swasta. “Generasi muda adalah garda terdepan. Karena itu kami terus mengajak mereka berperan aktif lewat pelatihan, lomba seni, dan festival,” kata Ontot. Festival Budaya Faradje Pesaka Negeri ke-17 ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah dan meningkatkan penghargaan terhadap kekayaan warisan budaya bangsa. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK