faktakalbar

Gegerkan Warga Mukok, Jasad Pria Ditemukan Membusuk di Blok Sawit PT CNIS

Penulis: Redaksi Sunday, 28 December 2025 📖 2 menit
Gegerkan Warga Mukok, Jasad Pria Ditemukan Membusuk di Blok Sawit PT CNIS
Faktakalbar.id, SANGGAU – Warga Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau , dikejutkan dengan penemuan jenazah di perkebunan sawit. Sosok jasad laki-laki ditemukan dalam kondisi telah membusuk di Blok F57 Divisi I Kebun Inti PT CNIS Mukok, Dusun Setanding, Desa Sungai Mawang, pada Jumat (26/12/2025) pagi. Baca Juga: Gegerkan Warga, Penemuan Jenazah Pria Mengapung di Sungai Sekayam Sanggau Korban diketahui berinisial SL (56), seorang warga yang berdomisili di Dusun Engkiteh, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Mukok. Penemuan ini bermula dari laporan pasangan suami istri, Sucipto dan Tutik Riyanti, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 07.00 WIB saat hendak menuju ladang. Melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa di tepi jalan blok perkebunan, kedua saksi segera kembali ke perkampungan untuk memberitahu warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Mukok. Kronologi dan Barang Bukti Menerima informasi tersebut, personel Polsek Mukok langsung bergerak mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ditemukan, korban mengenakan baju berkerah biru dan celana pendek jeans. Di sekitar jasad korban, polisi juga menemukan sejumlah barang pribadi seperti sebilah parang lengkap dengan sarungnya, topi berwarna abu-abu, taking , dan tanggui . Barang-barang ini mengindikasikan bahwa korban berada di lokasi tersebut untuk beraktivitas pribadi di kebun. Pihak keluarga mengungkapkan bahwa SL sebenarnya telah menghilang sejak Selasa (23/12/2025). Keluarga sempat mendatangi rumah korban untuk mengantar makanan, namun rumah dalam keadaan kosong. Upaya pencarian sempat dilakukan warga sekitar kampung, namun hasilnya nihil hingga akhirnya terjadi penemuan jenazah di perkebunan sawit tersebut. Baca Juga: Hilang Saat Melaut, Nelayan Tradisional Asal Sungai Kunyit Ditemukan Meninggal Dunia Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan Polsek Mukok berkoordinasi dengan Tim Medis Puskesmas Kedukul untuk melakukan visum di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan, baik akibat benda tumpul maupun tajam. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh dan diketahui jarang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Kapolsek Mukok, AKP Sutono, menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional. Pihaknya memastikan kematian korban murni akibat masalah kesehatan dan bukan tindak kriminal. “Dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan pihak keluarga, kami memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa ini. Korban SL (56) diduga meninggal dunia akibat penyakit yang telah lama dideritanya,” ujar AKP Sutono. Keluarga Tolak Otopsi Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Mukok juga menyampaikan rasa belasungkawa dan mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatan anggota keluarganya. “Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan segera melaporkan apabila ada anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus,” tambahnya. Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah SL selanjutnya dievakuasi oleh polisi bersama warga ke rumah duka di Dusun Engkiteh dan rencananya dimakamkan pada Sabtu (27/12/2025). (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK