faktakalbar

Geliat Ekspor Perbatasan, Arang dan Semangka Melaju Pesat dari Entikong

Penulis: Redaksi Friday, 27 February 2026 📖 1 menit
Geliat Ekspor Perbatasan, Arang dan Semangka Melaju Pesat dari Entikong
Faktakalbar.id, SANGGAU – Karantina Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Satuan Pelayanan PLBN Entikong kembali mencatatkan performa impresif dalam mengawal arus ekspor komoditas unggulan menuju pasar lintas batas, Kamis (26/2/2026). Baca Juga:   Cegah Virus Nipah dan ASF, Karantina Kalbar Amankan Puluhan Kilogram Daging Ilegal di PLBN Entikong Berkat pengawasan ketat dan pelayanan profesional, komoditas arang dan semangka berhasil menembus pasar internasional dalam volume yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, sejak awal Februari 2026, ekspor arang telah terealisasi sebanyak 4 kali pengiriman dengan total volume mencapai 46,702 ton. Sementara itu, komoditas semangka mencatatkan 19 kali frekuensi pengiriman dengan total volume sebesar 8,84 ton. Angka-angka ini menegaskan konsistensi serta daya saing produk Indonesia yang terus bergerak dinamis dari gerbang perbatasan Entikong. Penanggung Jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan wujud konkret komitmen institusi dalam menjaga kualitas serta integritas ekspor nasional. Baca Juga:   KJRI Kuching dan BP2MI Kawal Pemulangan Jenazah PMI asal NTB Lewat PLBN Entikong “Setiap komoditas yang kami fasilitasi telah melalui pemeriksaan dan tindakan karantina sesuai ketentuan yang berlaku. Kami memastikan produk yang keluar dari Entikong memenuhi standar kesehatan dan keamanan negara tujuan. Ini adalah komitmen kami dalam menjaga reputasi ekspor Indonesia,” tegas Swiet. Melalui akselerasi layanan yang tetap berpegang pada prinsip biosekuriti, Karantina Kalbar terus memperkokoh perannya sebagai garda terdepan dalam pengawasan lalu lintas komoditas. Langkah ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam peningkatan ekspor dari kawasan perbatasan secara berkelanjutan. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK