faktakalbar

Gerakan Pangan Murah di Sintang: Upaya Pemprov Kalbar Kendalikan Harga dan Inflasi

Penulis: Redaksi Tuesday, 16 September 2025 📖 1 menit
Gerakan Pangan Murah di Sintang: Upaya Pemprov Kalbar Kendalikan Harga dan Inflasi
Faktakalbar.id, SINTANG - Pemerintah Provinsi ( Pemprov ) Kalimantan Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar acara Gerakan Pangan Murah (GPM). Acara ini merupakan langkah strategis untuk menstabilkan harga komoditas pangan dan mengendalikan laju inflasi di wilayah tersebut. Gerakan Pangan Murah ini berlangsung pada Selasa, (16/9/2025), di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sintang. Baca Juga: Operasi Pasar Murah Tahap III di Singkawang: Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut hadir dan meninjau langsung pelaksanaan kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Walaupun ini tidak serta-merta memecahkan masalah, paling tidak bisa meringankan beban Bapak dan Ibu semua,” ujar Gubernur Ria Norsan. Pada acara ini, masyarakat dapat membeli paket bahan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Setiap paket berisi 5 kg beras, 1 kg gula, dan 1 liter minyak goreng. Jika harga normal paket ini mencapai Rp117.000, masyarakat hanya perlu membayar Rp50.000, sebuah penghematan yang signifikan. Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu solusi nyata pemerintah daerah untuk mengatasi dampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Baca Juga: Warga Pontianak Utara Sambut Baik Pasar Murah, Pemkot Tegaskan Komitmen Sosial Dengan menyediakan bahan pangan dengan harga subsidi, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. Langkah ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam menjaga ketahanan pangan di seluruh daerah. Keberhasilan GPM di Sintang menunjukkan komitmen kuat Pemprov Kalbar dan Pemkab Sintang dalam melindungi warganya dari gejolak harga. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK