Hadiri Pelantikan Pengurus Walubi Singkawang, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Rawat Toleransi
Faktakalbar.id, SINGKAWANG –
Wali Kota
Singkawang
Tjhai Chui Mie menghadiri secara langsung acara pelantikan pengurus Walubi Singkawang (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) untuk periode masa bakti 2026–2031.
Kegiatan pengukuhan susunan kepengurusan baru ini diselenggarakan secara terpusat di Aula Sekolah Maitreya Singkawang pada Sabtu (11/4/2026).
Baca Juga:
Tjhai Chui Mie Pimpin Rapat Percepatan Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Singkawang 2026
Dalam kesempatan tersebut, kepala daerah mendorong seluruh jajaran organisasi keagamaan untuk mengambil peran yang lebih luas dan nyata dalam menjaga kohesi sosial kemasyarakatan.
Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa organisasi keagamaan di era modern ini tidak boleh lagi hanya berfokus pada rutinitas kegiatan internal keumatan semata.
Lebih dari itu, kepengurusan yang baru saja dilantik memiliki tanggung jawab strategis untuk merawat keberagaman dan memastikan kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi ciri khas sekaligus kebanggaan identitas Kota Singkawang.
“Jabatan ini bukan sekadar posisi organisasi, tetapi amanah untuk terus menumbuhkan persatuan dan merawat toleransi di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan para peserta yang hadir.
Pemerintah Kota Singkawang menilai betapa krusialnya peran aktif seluruh elemen organisasi keagamaan dalam menjawab berbagai tantangan serta kebutuhan sosial masyarakat di lapangan. Keterlibatan nyata organisasi tersebut dapat diwujudkan melalui serangkaian program kerja strategis, mulai dari kegiatan bantuan sosial kemanusiaan, pembinaan karakter moral bagi generasi muda, hingga kontribusi aktif dalam memastikan stabilitas sosial dan keamanan daerah tetap terjaga dengan baik.
Melalui momentum pelantikan pengurus Walubi Singkawang ini, Tjhai Chui Mie menaruh harapan besar agar Walubi dapat tampil di garis depan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Kolaborasi sinergis antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan berbasis agama dinilai sebagai kunci utama dalam upaya memperkuat harmoni sosial sekaligus mendukung kelancaran program pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai persatuan.
“Saya berharap dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, Walubi Kota Singkawang dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam menjaga kota ini tetap damai, maju, dan penuh toleransi,” katanya.
Acara pengukuhan kepengurusan baru dari wadah perwakilan umat Buddha tersebut terpantau berlangsung dengan lancar dan khidmat.
Baca Juga:
Peletakan Batu Pertama Vihara Yao De Fo Yuan, Simbol Kuat Toleransi Singkawang
Kegiatan seremonial ini turut dihadiri oleh jajaran unsur legislatif daerah, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, serta puluhan pemuka lintas agama dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai elemen lintas sektoral dalam forum keagamaan ini semakin menegaskan komitmen kolektif seluruh warga dalam menjaga kerukunan di Singkawang.
(*Red)
Tag:
#Tjhai Chui Mie
#Pemkot Singkawang
#kerukunan umat beragama
#Pelantikan Pengurus Walubi Singkawang
#Toleransi Beragama Singkawang
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.