faktakalbar

Hadirkan Doa Lintas Agama, Cap Go Meh Singkawang 2026 Jadi Ikon Toleransi Nasional

Penulis: Redaksi Monday, 16 February 2026 📖 1 menit
Hadirkan Doa Lintas Agama, Cap Go Meh Singkawang 2026 Jadi Ikon Toleransi Nasional
Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Perayaan Imlek 2577 dan Cap Go Meh di Kota Singkawang kembali menjadi bukti kuatnya kerukunan antarumat beragama. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa acara ini merupakan cermin dari predikat Kota Tertoleran Singkawang yang selama ini melekat pada daerah tersebut. Baca Juga: Resmi Dimulai, Wali Kota Singkawang Buka Rangkaian Budaya Imlek dan Cap Go Meh Pembukaan festival pada Minggu (15/2/2026) di Stadion Kridasana dihadiri oleh lintas tokoh agama dan pejabat daerah. Di antaranya adalah Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis, Kabag Tata Usaha Mahmud, serta jajaran Forkopimda. Kehadiran para tokoh ini memperlihatkan sinergi dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan. Dalam narasinya, Tjhai Chui Mie menekankan bahwa Imlek dan Cap Go Meh bukan hanya milik satu kelompok, melainkan milik seluruh warga Singkawang yang hidup berdampingan secara damai. “Perayaan ini adalah wujud nyata harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kota Singkawang. Semoga momentum Imlek 2577 membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Tjhai Chui Mie. Sebagai bagian dari perkuatan nilai toleransi, panitia juga menyelenggarakan doa lintas agama dalam rangkaian festival. Hal ini dilakukan untuk memohon keselamatan dan kedamaian bagi bangsa. Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menilai tradisi ini merupakan ikon kerukunan yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Baca Juga: Polda Kalbar Gelar Apel Perdana Operasi Liong Kapuas 2026, Tekankan Pelayanan Humanis Kondusifitas acara didukung penuh oleh pengamanan dari Wakapolda Kalbar beserta personel TNI dan Polri. Masyarakat dari berbagai latar belakang etnis terlihat berbaur merayakan dimulainya rangkaian festival kebudayaan tersebut. Dengan pembukaan yang berjalan tertib, status Kota Tertoleran Singkawang semakin nyata di mata nasional dan internasional. Kegiatan ini membuktikan bahwa keberagaman budaya dapat menjadi fondasi kuat bagi persatuan dan kemajuan suatu daerah di masa depan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK