faktakalbar

Harisson Acungi Jempol Karya Anak Muda yang Produksi Biskuit Cegah Stunting

Penulis: Redaksi Saturday, 16 November 2024 📖 1 menit
Harisson Acungi Jempol Karya Anak Muda yang Produksi Biskuit Cegah Stunting
SINTANG - Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes. dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sintang berkesempatan meninjau PT. Semesta Sintang Lestari yang merupakan lokasi pembuatan albumin Borneo dan biskuit dengan omega 3,6,9, Kamis (14/11).   Dalam kesempatan tersebut, Harisson meninjau langsung proses produksi perusahaan yang melakukan pengembangan potensi sumber daya alam lokal menjadi produk berbasis alam yang bernilai tambah. Proses dari hulu hingga ke hilir ini dilakukan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.   "PT Semesta Sintang Lestari ini didorong oleh Pemerintah Kabupaten Sintang. BISCHO ini salah satu Inovasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sintang. Dimana melalui proses ekstraksi protein hewani (Albumin) dari ikan gabus atau ikan Toman. Albuminnya itu dipisahkan lalu dijadikan bubuk dan selanjutnya diproses menjadi biskuit yang baik dikonsumsi untuk mencegah stunting. Ini merupakan suatu inovasi dari anak-anak muda yang benar-benar patut di apresiasi dan diacungi jempol karena mereka bekerja, berkarya untuk generasi Kalimantan Barat yang lebih sehat dan lebih cerdas," ungkap Harisson.   Dikatakannya, terkait pencegahan stunting, sebenarnya yang dibutuhkan itu karbohidrat, protein hewani dan lemak. Biskuit ini juga mengandung karbohidrat, protein hewani (Omega 3,6,9) dan lemak.   "Ini sangat membantu masyarakat terutama anak-anak yang berisiko stunting. Pemerintah Provinsi akan mendorong ini agar nanti dapat diproduksi lebih banyak namun nanti harus diikuti prosedur - prosedur dari BPOM dan lain-lain agar kita nantinya bisa pasarkan ke seluruh Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat bahkan di luar Kalbar”, harapnya.   Dalam Strategi Percepatan Pencegahan Stunting, Ketahanan Pangan dan Gizi termasuk di dalamnya. Oleh sebab itu diperlukan berbagai inovasi agar upaya penekanan angka Stunting dapat terwujud demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.(rfk/*adpim)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK