Harmoni Dua Negara, Pasukan Elite RI-Malaysia Rapatkan Barisan di Entikong
Faktakalbar.id, SANGGAU -
Nuansa keakraban sekaligus profesionalisme militer terasa kental di Pos Komando Taktis (Kotis) Gabungan Bersama (Gabma)
Entikong
, Kabupaten Sanggau.
Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad menerima kunjungan kehormatan dari delegasi militer negeri jiran, Sabtu (21/11/25).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh
Commander Officer
(CO) 11
Rejimen Askar Melayu Diraja
(RAMD), Letnan Kolonel Badrul Hisham bin Ibrahim.
Baca Juga:
Drone ‘REAPER’ TNI AU Kembali Terpantau Mengudara di Langit Kubu Raya
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Dansatgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Letnan Kolonel Arh Andy Qomarudin.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk memperkuat "benteng" keamanan di garis batas kedua negara.
Kedua komandan pasukan elite ini membahas isu-isu krusial, utamanya terkait peningkatan koordinasi operasional dan pertukaran informasi intelijen.
“Kerja sama yang solid antara Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad dan Batalyon 11 RAMD Tentara Diraja Malaysia menjadi elemen penting dalam mencegah aktivitas ilegal lintas batas dan menjaga stabilitas kawasan perbatasan RI - Malaysia,”
ungkap pihak Satgas dalam keterangannya.
Sinergitas antara TNI dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) ini dinilai vital untuk menutup celah kejahatan transnasional yang kerap memanfaatkan jalur perbatasan.
Baca Juga:
Sembunyikan Alat Berat di Hutan, Satgas PKH Sita 9 Ekskavator Tambang Ilegal di Bangka Tengah
Selain itu, pertemuan ini menjadi simbol diplomasi militer yang mempererat persahabatan kedua negara serumpun.
Melalui komunikasi intensif ini, diharapkan stabilitas keamanan regional semakin kokoh dan memberikan rasa aman yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di sepanjang garis perbatasan Indonesia dan Malaysia.
(ra)
Tag:
#Perbatasan RI Malaysia
#Entikong
#Tentara Diraja Malaysia
#Yonarhanud 1 Kostrad
#Diplomasi Militer
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.