faktakalbar

Haryono Linoh Imbau Warga Sintang Segera Ke Puskesmas Jika Digigit Hewan Pembawa Rabies

Penulis: Redaksi Friday, 18 April 2025 📖 1 menit
Haryono Linoh Imbau Warga Sintang Segera Ke Puskesmas Jika Digigit Hewan Pembawa Rabies
Faktakalbar.id, SINTANG – Kepala Puskesmas Sungai Durian, Haryono Linoh, mengimbau masyarakat untuk segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit jika mengalami gigitan dari hewan yang dicurigai menularkan virus rabies. Ia memastikan bahwa stok vaksin anti rabies (VAR) di Puskesmas Sungai Durian dalam kondisi aman. "Artinya kita sudah diberikan dari Dinas Kesehatan dan juga kalau sudah terpakai bisa diampra kembali dari Dinas Kesehatan,” ungkapnya, Rabu (16/04/2025). Baca juga : Dinkes Sintang Belum Tetapkan KLB Rabies, Terkendala Dana dan BPJS Meski demikian, Haryono menjelaskan bahwa program vaksinasi untuk hewan diatur oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan, khususnya di bagian Peternakan. Selama tahun 2025, tercatat satu kasus gigitan hewan di Puskesmas Sungai Durian. Kasus tersebut dinyatakan aman karena korban digigit oleh hewan peliharaan sendiri dan langsung mendapatkan penanganan medis. “Ada satu kemarin, tapi digigit oleh binatang peliharaan sendiri, jadi katanya habis melahirkan ya jadi digigit, jadi relatif masih aman tapi sudah kami berikan VAR juga segera,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya penanganan cepat jika mengalami gigitan dari hewan yang dicurigai membawa virus rabies, termasuk mencuci luka dengan air mengalir sebelum mendapatkan VAR di fasilitas kesehatan. “Bila tergigit oleh binatang peliharaan yang dicurigai mengandung rabies agar segera dibersihkan dan dibawa ke puskesmas ataupun ke rumah sakit untuk diberikan vaksin anti rabies. Nanti juga akan dievaluasi oleh teman-teman apakah ini gigitannya dalam atau tidak,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa VAR biasanya diberikan jika gigitan cukup dalam. “Kalau gigitannya di luar, bukan gigit ya tapi lecet-lecet saja itu belum diberikan VAR, tapi kalau sudah tergigit biasanya akan diberikan VAR,” imbuhnya. Haryono mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan ramuan atau obat sembarangan pada luka gigitan karena berisiko menyebabkan infeksi dan keterlambatan penanganan medis. “Jadi jangan kalau umpamanya tergigit nanti diberikan obat apa-apa, dikasih ramuan, kan dikasih apa—uh, itu nanti bisa menyebabkan infeksi dan juga penanganannya jadi terlambat. Jadi sesegera mungkin dicuci bersih dan diberikan VAR,” tegasnya. (jn) Baca juga: Warga Lebang Positif Rabies, Dinkes Sintang Imbau Segera Periksa Jika Tergigit Hewan

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK