Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, 8 Orang Dilaporkan Berada dalam Pesawat
Faktakalbar.id, SEKADAU –
Sebuah helikopter korporasi dengan nomor registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, pada Kamis (16/4/2026) pagi.
Helikopter yang mengangkut total delapan orang tersebut terakhir kali terdeteksi di sekitar Kecamatan Nanga Taman saat menempuh rute penerbangan dari titik CMA menuju GAN 1.
Baca Juga:
Helikopter MH-6 Little Bird Terlibat Operasi Penyelamatan Tempur Pilot F-15E AS di Iran
Berdasarkan data penerbangan, helikopter PK-CFX tersebut lepas landas pada pukul 07.34 WIB. Pesawat awalnya diperkirakan akan tiba di lokasi tujuan pada pukul 08.50 WIB.
Namun, pada pukul 08.39 WIB, pesawat tersebut resmi dinyatakan masuk dalam status
time alert
setelah upaya komunikasi dari pihak otoritas penerbangan tidak mendapatkan respons sama sekali.
Informasi mengenai kejadian helikopter PK-CFX hilang kontak di Sekadau ini segera ditindaklanjuti oleh otoritas terkait. Titik koordinat terakhir pesawat sebelum menghilang terpantau berada pada posisi 0°10’51.91” Lintang Selatan (LS) dan 110°47’25.49” Bujur Timur (BT). Lokasi tersebut secara spesifik berada di kawasan sekitar SDN 23 Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.
Di dalam helikopter tersebut, tercatat ada total delapan orang personel atau
Personnel on Board
(POB). Dua orang di antaranya merupakan kru pesawat, yakni pilot Marindra W. dan teknisi Harun Arasyid. Sementara itu, enam orang lainnya merupakan penumpang atas nama Patrick K., Victor T., Charles L., Joko C., Fauzie O., dan Sugito.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian dan penyelamatan terus diupayakan secara maksimal. Otoritas bandara telah melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) guna melakukan pelacakan tepat di titik terakhir helikopter tersebut terdeteksi.
Baca Juga:
Viral, Helikopter BNPB Pulang Naik Tronton di Sanggau Usai Alami Kendala Teknis
Pihak berwenang saat ini tengah mengerahkan tim menuju lokasi koordinat terakhir untuk melakukan pemantauan visual dan mencari keberadaan badan pesawat. Medan di sekitar Nanga Taman yang didominasi oleh perbukitan dan hutan menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat dalam melakukan penyisiran cepat.
Status insiden helikopter PK-CFX hilang kontak di Sekadau masih dalam penanganan serius. AirNav Indonesia terus memantau frekuensi radio guna memastikan apakah ada sinyal darurat yang dipancarkan oleh pesawat tersebut.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.