Irigasi Lancar Berkat P3-TGAI, Petani Sekadau Sumringah Panen Melimpah
Faktakalbar.id, SEKADAU
- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dijalankan oleh
Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak
membawa dampak positif yang signifikan bagi para petani di Kabupaten Sekadau.
Salah satunya dirasakan oleh para petani di
Desa Rawak Hilir
yang kini menikmati irigasi lancar dan hasil panen yang meningkat, Rabu (15/10/25).
Baca Juga:
BKSDA Rangkul Semua Pihak Atur Masa Depan Cagar Alam Karimata
Abdul Aziz, seorang petani penerima manfaat dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tawang Panjang, mengungkapkan rasa syukurnya.
Menurutnya, di desanya terdapat sekitar 30 hektar lahan sawah yang kini dapat ditanami hingga tiga kali dengan hasil rata-rata 4-5 ton per hektar berkat adanya program ini.
“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut, karena masih banyak sawah yang membutuhkan irigasi. Semoga ke depan air dapat mengalir lebih efisien dan langsung ke lahan yang membutuhkan,”
ungkap Abdul Aziz, yang menjadi penerima manfaat P3-TGAI tahun anggaran 2024 dan 2025.
Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, Muhammad Tahid, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung sektor pertanian.
Baca Juga:
Lestarikan Alam Gunung Kelam, Cara Unik BKSDA dan OMK Sintang Teguhkan Iman
Ia menyatakan pembangunan irigasi harus tepat sasaran dan mutu agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani.
“Pembangunan irigasi bertujuan untuk mengairi sawah, meningkatkan produksi padi, memperluas area tanam, serta memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada Pangan,”
jelasnya.
Berdasarkan data per 13 Oktober 2025, progres fisik pembangunan Daerah Irigasi Rawak (D.I.R) Tawang Panjang untuk 10 hektar lahan baku telah mencapai 59,99%.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.