faktakalbar

Istana Surya Negara Sanggau Gelar Festival Parajde Pasaka Negri Ke-16

Penulis: Redaksi Thursday, 19 September 2024 📖 2 menit
Istana Surya Negara Sanggau Gelar Festival Parajde Pasaka Negri Ke-16
SANGGAU- Pejabat Bupati Sanggau, Suherman membuka Festival Parajde Pasaka Negri ke- 16 tahun 2024, di Istana Surya Negara Sanggau, Rabu (18/9). Pembukaan Farajde diawali dengan pawai Farajde' mengelilingi kota Sanggau sambil melantunkan asma Allah SWT. Pembukaan Festival Parajde Pasaka Negri dihadiri Pj Gubernur Kalimantan Barat, Pj Bupati Sanggau, Suherman, Forkopimda Sanggau, para Raja yang berada di Kalimantan Barat dan raja-raja yang berada di luar wilayah Kalimantan Barat, juga dihadiri tamu undangan lainnya.   Pejabat Bupati Sanggau, Suherman selaku Pemerintah Kabupaten Sanggau menyampaikan dukunganya atas dibukannya Festival Farajde Pasaka Negri ke 16.   Menurut Suherman Festival Farajde mampu menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun mancanegara dan dapat menjadi daya tarik berkelanjutan bagi wisata yang berimbas dengan meningkatkan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.   "Festival Parajde ini mendukung ekonomi lokal, dengan mendorong pengrajin, seniman dan pelaku usaha kecil menengah untuk mempromosikan produk mereka, dan menjadi ajang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Kabupaten Sanggau," terang Suherman.   Sanggau yang memiliki masyarakat multi etnis termasuk didalamnya suku Dayak dan Melayu serta suku suku nusantara lainnya.   Suherman berharap melalui Festival Farajde ini sebagai ajang untuk mempererat persatuan dan kerukunan antara kelompok etnis yang ada di Kabupaten Sanggau.   Sementara itu, Pangeran Ratu Surya Negara, Gusti Arman mengatakan Farajde Pasaka Negri merupakan suatu ritual sakral turun-temurun yang tetap terjaga, dan dilaksanakan sepanjang tahun di lingkungan kerajaan Surya Negara, dan disetiap kampung di wilayah Kota Sanggau.   Farajde menurut Gusti Arman adalah ritual pembersih negri dari segala bala, agar Sanggau dihindari dari segala musibah.   Gusti Arman menyebut Farajde adalah suatu acara yang memadukan antara agama, adat istiadat, seni budaya yang terus dilestarikan dari masa kemasa.   "Budaya ini berasal dari budaya nenek moyang Melayu Sanggau yang harus dilestarikan sebagai bentuk untuk menjaga amanah dari nenek moyang, yang suatu saat dikhawatirkan akan tergeser dengan kebudayaan-kebudayaan baru dari luar," ujar Raja Sanggau, Pangeran Ratu Negara, Gusti Arman.   Gusti Arman mengatakan perayaan Faradje' dilakukan bukan semata untuk bersenang-senang, namun dilakukan untuk membersihkan Negeri Sanggau dari marabahaya,malapetaka, bebagai macam musibah dan penyakit, serta bencana alam.   "Faradje' ialah untuk melestarikan budaya leluhur. Karena budaya ini sudah sangat mengakar serta menjadi cikal bakal dan nilai-nilai kearifan lokal yang berada di Sanggau serta perlu dilestarikan dan dipertahankan, karena perayaanya tidak lepas dari unsur seni dan budaya," ungkapnya.(ariya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK