faktakalbar

Jaga Kebersihan Rute Pawai Cap Go Meh, DLH Singkawang Sebar 100 Tempat Sampah

Penulis: Redaksi Monday, 02 March 2026 📖 2 menit
Jaga Kebersihan Rute Pawai Cap Go Meh, DLH Singkawang Sebar 100 Tempat Sampah
Faktakalbar.id, SINGKAWANG - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang menyebar 100 unit tempat sampah di sepanjang rute pawai lampion pada Minggu (1/3/2026). Langkah strategis ini dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan dan estetika kota selama berlangsungnya perayaan Cap Go Meh Singkawang, yang merupakan agenda budaya tahunan berskala internasional. Baca Juga: Amankan Cap Go Meh dan Ramadan Fair, 41 CCTV Kota Singkawang Bersiaga Penuh Kepala UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Singkawang, Dedi Wahyudi, mengatakan bahwa ratusan fasilitas pembuangan sampah fisik tersebut telah ditempatkan secara terukur di sejumlah titik ruas jalan utama yang akan dilalui oleh para peserta pawai. “Kami telah menyiapkan 100 tempat sampah di sepanjang Jalan Firdaus, Ponegoro, Vihara Tri Dharma, hingga GM Situt,” ujarnya, Minggu (1/3/2026). Selain penyediaan sarana prasarana penampungan, pihak DLH juga mengerahkan 100 orang petugas kebersihan yang disiagakan secara langsung di lokasi acara. Para personel ini bertugas penuh untuk menyapu dan membersihkan tumpukan sampah, baik selama acara berlangsung maupun setelah seluruh rangkaian kegiatan festival usai. “Sebanyak 100 petugas kebersihan kami siagakan di lokasi Cap Go Meh untuk memastikan kondisi tetap bersih dan tertata,” kata Dedi. Untuk memaksimalkan upaya menjaga kebersihan selama kemeriahan Cap Go Meh Singkawang, Dedi menyebutkan bahwa instansinya telah berkoordinasi dengan panitia Festival Imlek dan Cap Go Meh. Koordinasi tersebut bertujuan untuk membuka rekrutmen relawan kebersihan dari kalangan warga. Keterlibatan tenaga relawan sipil ini diharapkan dapat meringankan beban tugas para petugas kebersihan di lapangan pada hari H pelaksanaan pawai. “Kami sudah berkomunikasi dengan panitia agar membuka rekrutmen relawan kebersihan untuk membantu petugas saat hari H,” jelasnya. Dedi menaruh harapan besar agar keberadaan sarana tempat sampah yang tersebar di sepanjang rute dapat efektif meminimalisir jumlah sampah yang berserakan di jalanan. Oleh karena itu, ia secara khusus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat maupun wisatawan yang datang menyaksikan pawai agar selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Baca Juga: Sukseskan Ramadan Fair dan Cap Go Meh Singkawang, Pemkot Pasang Free WiFi Singkawang di 3 Titik Strategis Lebih lanjut, ia mengingatkan adanya tantangan tersendiri di lapangan, di mana sebagian besar petugas kebersihan yang bertugas saat ini tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Dukungan penuh berupa kesadaran membuang sampah pada tempatnya dari para pengunjung sangat dibutuhkan agar lingkungan kota tetap terjaga tanpa membebani fisik petugas. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan tempat sampah yang telah disediakan sehingga memudahkan kerja petugas di lapangan,” ujarnya. Menurut Dedi, sebagai sebuah perhelatan agenda budaya berskala internasional, tata kelola kebersihan pada ajang ini harus menjadi contoh yang baik. Hal tersebut sangat krusial untuk menjaga citra positif wilayah di mata dunia luar. “Persoalan sampah harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan demi menjaga nama baik Singkawang sebagai kota tertoleran dan kota wisata,” katanya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK