faktakalbar

Jalan Ketungau Kabupaten Sintang Viral Jadi Kubangan Lumpur, Warga Ungkap Kekecewaan

Penulis: Redaksi Saturday, 20 September 2025 📖 1 menit
Jalan Ketungau Kabupaten Sintang Viral Jadi Kubangan Lumpur, Warga Ungkap Kekecewaan
Faktakalbar.id, SINTANG – Kondisi jalan di wilayah Ketungau, Kabupaten Sintang , kembali menjadi sorotan di media sosial setelah sebuah video viral menunjukkan ruas jalan yang berubah menjadi kubangan lumpur. Video tersebut memperlihatkan sebuah sepeda motor kesulitan melintas dan terjebak di tengah jalan tanah yang becek dan berlumpur. Baca Juga:  P rotes Jalan Rusak di Medsos, Warga Remiang Tempunak Pertanyakan Nasib Dana Perbaikan Unggahan video ini di upload Jumat, (19/9/2025) memicu reaksi keras dari warganet . Kolom komentar dipenuhi ungkapan kekecewaan dan sindiran terhadap pihak terkait. "Wah wah ini janji para pejabat mana ya?" tulis seorang warganet bernama Anolius. "Alamak jalan ke ape ni?" Warganet lain, Joho Bin Soier, juga berkomentar, Kekecewaan warganet semakin memuncak dengan menyinggung usia kemerdekaan Indonesia yang sudah mencapai 80 tahun, namun infrastruktur jalan di daerah masih memprihatinkan. "Merdeka udah 80 tahun masih ada jalan macam ini," kata warganet bernama Ara. Senada dengan itu, Siti Rochani menambahkan, "Udah musim hujan jalan jadi kubangan,” ungkapnya Beberapa warganet bahkan secara langsung menuntut perhatian dari pemerintah pusat dan daerah. "Ini yang dimaksud Indonesia emas? Pak Prabowo Subianto tolong pencerahannya kantor PU," tulis Danny. "Pemda Buta," tambah Erwin berujar, "Pemerintah pusat tak peduli orang kalimantan hidup sengsara,” Suryadi Sur turut mengutarakan. Baca Juga:   Miris, Jenazah di Sintang Terpaksa Ditandu Sejauh 5 KM Akibat Jalan Rusak Parah (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK