faktakalbar

Jalan Purnama Sintang Ambruk Sejak September, Warga Kecewa Tak Kunjung Ada Perbaikan

Penulis: Redaksi Tuesday, 06 January 2026 📖 1 menit
Jalan Purnama Sintang Ambruk Sejak September, Warga Kecewa Tak Kunjung Ada Perbaikan
Faktakalbar.id, SINTANG – Warga Kelurahan Mengkurai, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang , meluapkan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan infrastruktur di wilayah mereka. Pasalnya, kondisi jalan yang ambruk di kawasan Jalan Purnama hingga kini dibiarkan tanpa perbaikan fisik yang nyata. Baca Juga: Kondisi Jalan Rusak Parah, Warga Kayan Hilir Sintang Tagih Janji Pemerintah Soal Perbaikan Jalan Kerusakan akses jalan ini dilaporkan sudah terjadi cukup lama, yakni sejak pertengahan September 2025. Namun, hingga memasuki awal tahun baru, tepatnya Senin (5/1/2026), kondisi jalan masih memprihatinkan dan belum ada tindak lanjut pengerjaan dari pemerintah maupun dinas terkait. Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat, prosedur pelaporan sebenarnya telah ditempuh secara berjenjang. Warga telah melaporkan kondisi tersebut kepada pengurus lingkungan setempat. Warga menyebutkan bahwa respons awal dari pemerintah sebenarnya sudah terlihat. Pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) dikabarkan telah turun ke lapangan untuk meninjau lokasi. Baca Juga: Nyaris Putus Digerus Longsor, Akses Jalan Poros Dedai di Sintang Bahayakan Pengendara Ketidakjelasan realisasi perbaikan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas puluhan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di sekitar Jalan Purnama. Masyarakat mendesak agar pemerintah daerah tidak hanya sekadar melakukan peninjauan atau pengukuran, melainkan segera melakukan tindakan konkret berupa perbaikan fisik jalan yang ambruk tersebut agar aktivitas warga tidak terganggu lebih lama. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK