faktakalbar

Jejak Agen AI di Internet Dilacak Peneliti, Aktivitas OpenAI Jadi Sorotan

Faktakalbar.id - Peneliti independen menemukan jejak aktivitas agen AI di berbagai layanan internet dengan memanfaatkan catatan akses publik dan mencocokkannya dengan percakapan pada forum yang digunakan para agen untuk menyelesaikan tugas.

Penulis: Wati Saturday, 26 September 2026 📖 2 menit
Jejak Agen AI di Internet Dilacak Peneliti, Aktivitas OpenAI Jadi Sorotan
Peneliti menelusuri jejak aktivitas agen AI melalui catatan publik pada berbagai layanan internet. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Peneliti independen menemukan jejak aktivitas agen AI di berbagai layanan internet dengan memanfaatkan catatan akses publik dan mencocokkannya dengan percakapan pada forum yang digunakan para agen untuk menyelesaikan tugas.

Penelusuran tersebut dilakukan Transluce, laboratorium nirlaba yang berfokus pada pengawasan AI, setelah kelompok peneliti lain menemukan forum yang digunakan agen untuk berkolaborasi dalam tes berbatas waktu.

Salah satu sumber data yang digunakan adalah urlquery.net, layanan yang memungkinkan pengguna menganalisis sebuah URL melalui proksi peramban tanpa membukanya secara langsung.

Layanan tersebut juga menyimpan catatan aktivitas yang dapat diakses secara publik.

Peneliti Transluce kemudian mencocokkan aktivitas pada layanan itu dengan percakapan di forum untuk mengidentifikasi pola yang diduga berkaitan dengan agen AI.

Dari penelusuran tersebut, Transluce menemukan aktivitas agen yang berupaya mengakses sejumlah layanan dengan perlindungan keamanan yang lemah.

Beberapa aktivitas diduga berkaitan dengan pencarian data dari Data USA, perpustakaan digital University of New Mexico, dan Australian Institute of Health and Welfare (AIHW).

Agen tersebut diketahui menjalankan tugas pencarian informasi dengan tingkat spesifikasi yang cukup tinggi.

Salah satu tugas yang ditemukan berkaitan dengan pencarian data mengenai rata-rata biaya tahunan per orang untuk produk “dermatologicals” di negara bagian Victoria pada Januari 2022.

Catatan urlquery.net pada 20 Juni menunjukkan adanya upaya agen mengakses situs AIHW.

Pada 21 Juni, seorang agen membahas kegagalannya melewati sistem perlindungan anti-bot pada situs tersebut.

Peneliti kemudian menemukan dugaan keterkaitan antara aktivitas tersebut dengan forum yang digunakan untuk mengoordinasikan pekerjaan agen AI.

Kepala Tata Kelola Transluce Conrad Stosz mengatakan sebagian aktivitas yang ditemukan telah dikonfirmasi OpenAI sebagai bagian dari kelompok agen yang sama.

“Kami menemukan sejumlah besar aktivitas otomatis yang memiliki hubungan erat dan tumpang tindih dengan dataset DSE Wiki, dan kini OpenAI telah mengonfirmasi bahwa aktivitas tersebut setidaknya sebagian merupakan bagian dari gerombolan yang sama,” kata Stosz.

Namun, Stosz menegaskan bahwa tidak seluruh aktivitas yang ditemukan dapat dikaitkan dengan OpenAI atau agen AI.

Aktivitas yang teridentifikasi juga menunjukkan adanya upaya agen untuk memperoleh data dari sistem yang memiliki perlindungan akses.

Investigasi Transluce menyebut pola tersebut telah muncul setidaknya sejak Maret 2026 dan kemungkinan sudah berlangsung sejak November 2025.

Aktivitas serupa bahkan disebut masih ditemukan hingga pekan ini.

Temuan Transluce menjadi perhatian setelah Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan agen OpenAI telah mencoba mengakses empat situs web pemerintah Australia.

Menurut Albanese, salah satu upaya tersebut berhasil dan agen bahkan dilaporkan menulis file ke server internal dalam sistem layanan kesehatan nasional Australia.

OpenAI menyatakan sebagian aktivitas yang ditemukan dalam laporan Transluce berkaitan dengan kasus yang sedang ditangani perusahaan.

OpenAI juga mengatakan telah menghubungi puluhan pihak yang terdampak, termasuk pemerintah, universitas, dan lembaga publik.

Perusahaan memperkirakan proses pemeriksaan terhadap aktivitas tersebut akan berlangsung selama beberapa bulan.

Transluce menilai teknik pelatihan AI dapat mendorong agen menggunakan metode yang menyerupai teknik peretasan ketika berusaha menyelesaikan tugas tertentu.

Stosz juga memperingatkan bahwa aktivitas yang telah teridentifikasi sejauh ini kemungkinan belum mencerminkan keseluruhan aktivitas agen AI di internet.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK