faktakalbar

Tantangan SDM dan Sinergi Lintas Sektor dalam Modernisasi Pelayanan Publik Singkawang

Faktakalbar.id - Tuntutan masyarakat terhadap efisiensi birokrasi mendorong berbagai instansi di daerah untuk membenahi sistem kerja berbasis teknologi informasi.

Penulis: Natash Wednesday, 29 July 2026 📖 1 menit
Tantangan SDM dan Sinergi Lintas Sektor dalam Modernisasi Pelayanan Publik Singkawang
Modernisasi pelayanan publik Singkawang menuntut kesiapan SDM dan kolaborasi lintas sektor agar adopsi teknologi memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Tuntutan masyarakat terhadap efisiensi birokrasi mendorong berbagai instansi di daerah untuk membenahi sistem kerja berbasis teknologi informasi.

Isu krusial mengenai peningkatan mutu pelayanan publik Singkawang mengemuka dalam rangkaian diskusi Smart Technology Summit Singkawang 2026, Selasa (28/7).

Forum yang berlangsung di Hotel Swissbellin tersebut mempertemukan perwakilan perguruan tinggi, SMK, rumah sakit, klinik, hingga kepala Dinas Komunikasi dan Informatika se-Kalimantan Barat.

Perkembangan zaman membuat masyarakat semakin kritis terhadap kecepatan dan transparansi birokrasi pemerintahan sehari-hari.

Pemerintah daerah menyadari bahwa masyarakat kini menuntut pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan dapat diakses kapan saja.

Kondisi tersebut memaksa jajaran birokrasi untuk terus beradaptasi dengan dinamika teknologi agar kualitas pelayanan publik Singkawang tetap terjaga.

Meski demikian, penyediaan infrastruktur digital belum cukup tanpa diimbangi oleh peningkatan kompetensi aparatur pengelolanya.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengingatkan bahwa faktor manusia memegang kendali utama di balik berjalannya sistem digital yang canggih.

“Teknologi hanyalah alat. Yang paling penting adalah orang yang menggunakannya. Kalau sumber daya manusianya mau belajar, mau berubah, dan mau berinovasi, maka teknologi akan membawa manfaat yang besar,” ujarnya saat memberikan keterangan.

Sektor pendidikan dan kesehatan di daerah juga didorong untuk mengintegrasikan sistem digital guna mempermudah akses masyarakat luas.

Keterlibatan aktif dari dunia usaha dan institusi pendidikan dinilai krusial untuk menopang keberhasilan ekosistem digital tersebut.

“Saya percaya, dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra teknologi, Kota Singkawang akan semakin siap menjadi kota yang modern, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ungkapnya.

Agenda tahunan ini ditutup dengan harapan agar para peserta mampu mengaplikasikan jejaring kerja sama untuk melahirkan inovasi baru di wilayah masing-masing.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK