faktakalbar

Jelang Rotasi Jabatan, Kepala Imigrasi Sanggau Paparkan Capaian Kinerja 2025

Penulis: Redaksi Wednesday, 10 December 2025 📖 2 menit
Jelang Rotasi Jabatan, Kepala Imigrasi Sanggau Paparkan Capaian Kinerja 2025
Faktakalbar.id, SANGGAU – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan kinerja positif. Menjelang akhir masa jabatannya, Kepala Kantor Imigrasi Sanggau, Kizlar Assad, memaparkan sejumlah capaian strategis yang berfokus pada percepatan layanan digital dan pengetatan pengawasan Warga Negara Asing (WNA). Baca Juga: Tiga WNA Tiongkok Masuk Daftar Penangkalan Usai Dideportasi dari Sanggau Kizlar Assad yang akan segera berpindah tugas ke Kantor Imigrasi Kelas I Agam, Sumatra Barat, pada akhir Desember 2025, menyebut tahun ini sebagai momen transformasi layanan. Pihaknya berupaya mengubah pola pelayanan konvensional menjadi berbasis mobilitas untuk memudahkan masyarakat. “Kami memperluas patroli intelijen, menguatkan koordinasi antarlembaga, dan tidak memberikan ruang bagi indikasi pelanggaran, baik izin tinggal maupun pola eksploitasi,” ujar Kizlar Assad dalam pemaparan kinerjanya. Inovasi Layanan Publik Sepanjang tahun 2025, Imigrasi Sanggau meluncurkan berbagai inovasi untuk menjangkau pemohon hingga ke pelosok dan mengurangi kepadatan antrean di kantor. Beberapa program unggulan tersebut antara lain: Eazy Paspor: Layanan jemput bola yang telah menjangkau 24 lokasi dengan total 2.395 pemohon. Emergency Call SUPER Sanggau: Layanan home service untuk warga yang sakit, melayani 10 permohonan. TEMPOYAK: Layanan fleksibel di luar jam kantor bagi pekerja. Antong Molah Paspor: Konsep ruang tunggu ( lounge ) berbasis kearifan lokal. Abuh Ngambik Paspor: Sistem pengingat via WhatsApp untuk mengurangi penumpukan paspor yang tidak diambil. Tercatat sebanyak 12.920 paspor diterbitkan sepanjang tahun ini, terdiri dari 8.148 paspor non-elektronik dan 4.772 paspor elektronik. Selain itu, pelayanan izin tinggal mencatat penerbitan 196 Izin Tinggal Kunjungan (ITK), 197 Izin Tinggal Terbatas (ITAS), dan 5 Izin Tinggal Tetap (ITAP). Pengawasan WNA dan Penindakan Terkait isu Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pelanggaran izin tinggal, Kizlar menegaskan pihaknya menerapkan pengawasan agresif berbasis deteksi dini. Data penindakan tahun 2025 menunjukkan adanya 47 operasi intelijen dan pengawasan yang menghasilkan 192 Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sebanyak 40 WNA dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian. Saat ini, tercatat 321 WNA berada di wilayah kerja Imigrasi Sanggau yang diawasi melalui rapat TIMPORA dan pembentukan empat Desa Binaan Keimigrasian. Baca Juga: Gunakan Visa Wisata untuk Bekerja, WNA Asal Tiongkok Dideportasi dari Sanggau PNBP Lampaui Target Salah satu sorotan utama dalam laporan kinerja tahun ini adalah realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang melampaui target. Dari target Rp 6,03 miliar, Imigrasi Sanggau berhasil merealisasikan Rp 9,09 miliar atau setara 143,17 persen. Angka ini melanjutkan tren positif peningkatan PNBP dalam tiga tahun terakhir, di mana pada 2023 tercatat Rp 6,72 miliar dan pada 2024 sebesar Rp 7,88 miliar. Sementara itu, penyerapan anggaran operasional hingga 8 Desember 2025 mencapai 91,68 persen. Menutup laporannya, Kizlar memastikan transisi kepemimpinan tidak akan mengganggu kualitas layanan. “Transisi sudah berjalan. Tim di Sanggau sudah matang. Inovasi hanya perlu diteruskan dan disesuaikan dengan dinamika di lapangan,” pungkasnya. (Ariya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK