faktakalbar

Jembatan Mangkrak 10 Tahun, Warga Kecewa dan Segel Kantor Camat Ketungau Tengah

Penulis: Redaksi Tuesday, 14 April 2026 📖 1 menit
Jembatan Mangkrak 10 Tahun, Warga Kecewa dan Segel Kantor Camat Ketungau Tengah
Faktakalbar.id, SINTANG – Ratusan warga yang tergabung dalam organisasi masyarakat Aliansi Peduli Rakyat Seberang menggelar aksi unjuk rasa yang berujung pada penyegelan Kantor Camat Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang , pada Senin (13/4/2026). Aksi pemblokiran fasilitas negara ini merupakan buntut dari kekecewaan mendalam masyarakat atas proyek pembangunan Jembatan Ketungau II yang dibiarkan mangkrak selama 10 tahun terakhir tanpa kejelasan. Baca Juga:  Jalan Sepauk Sintang Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses dan Pungutan Liar Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan memfungsikan Jembatan Ketungau II. Masyarakat setempat juga menuntut perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas dasar lainnya yang selama ini dinilai masih sangat minim serta menghambat perputaran roda ekonomi daerah. Koordinator aksi protes, Yadi, menegaskan bahwa warga sangat membutuhkan kepastian mengenai nasib infrastruktur penghubung tersebut. Ia meminta pemerintah daerah memberikan solusi konkret agar akses mobilitas warga tidak terus-menerus terganggu akibat lambatnya pengerjaan proyek. Masyarakat menagih janji pemerintah yang sebelumnya sempat menggulirkan rencana pembangunan titian khusus agar jembatan yang mangkrak tersebut dapat dilalui oleh kendaraan roda dua. Akan tetapi, hingga aksi protes massa ini digelar secara masif, pemerintah tidak kunjung memberikan kepastian terkait waktu pelaksanaan fisik pembangunan titian motor tersebut. Baca Juga:  Sudah Diukur Dinas PU Tapi Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Mengkurai Keluhkan Jalan Ambruk Eskalasi protes di lapangan menjadi semakin memanas lantaran tidak ada satu pun perwakilan pejabat dari Pemerintah Kabupaten Sintang yang bersedia hadir untuk menemui warga secara langsung. Ketiadaan pejabat pengambil keputusan pada saat aksi demonstrasi berlangsung ini membuat warga merasa aspirasinya sama sekali tidak dihargai oleh pemangku kebijakan. Sebagai bentuk tekanan dan teguran keras kepada pemerintah, massa akhirnya mengambil tindakan sepihak dengan menutup paksa dan menyegel bangunan Kantor Camat Ketungau Tengah. Langkah tegas tersebut diambil agar tuntutan masyarakat mengenai perbaikan infrastruktur segera direalisasikan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK