faktakalbar

Juli Sampai Agustus BPBD Sanggau Antisipasi Kebakaran Lahan

Penulis: Redaksi Wednesday, 17 July 2024 📖 1 menit
Juli Sampai Agustus BPBD Sanggau Antisipasi Kebakaran Lahan
SANGGAU- Menghadapi musim kemarau tahun ini, dan mengatisipasi timbulnya kabut asap yang disebabkan pembukaan lahan dengan cara dibakar sudah menjadi problem tahunan bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau.   Mengatasi hal itu BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sanggau sejauh ini telah melakulan sosialisasi ke tiap Kecamatan terkait aturan yang ditetapkan pemerintah tentang tata cara pembukaan lahan.   Hal itu dianggap perlu dilakukan mengingat di bulan Juli sampai Agustus banyak masyarakat lokal yang membuka lahan dengan cara dibakar untuk menanam padi.   Plt Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan melalui Ketua TRC, Tri Dibio Selasa (16/7) sore mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, diantaranya Manggala Agni, KPH, TNI dan Polri juga pihak Kecamatan dan Desa.   "Jadi bila ada warga desa yang ingin mebuka lahan untuk menanam padi, kita minta untuk pihak desa memonitornya dan jangan melakukan pembakaran lahan secara bersamaan, karna itu bisa mryebapkan timbulnya kabut asap," ungkap Ketua TRC, Tri Dibio atau yang biasa disapa Oneng.   Menurut Oneng pembukaan lahan dengan cara dibakar harus terjadwal dan dimonitor oleh bayak orang, demi menjaga api agar tidak meluas ke tempat lain.   "Semakin bayaknya hari tanpa hujan tentunya tingkat kekeringan itu tinggi, maka oleh itu pembakaran lahan harus dimonitor dan jangan meninggalkan lahan yang masih terdapat titik api, pastikan api benar benar padam agar resiko kebakaran hutan dan lahan dapat dapat teratasi," Terang Oneng.   Oneng meyebut Kalimantan Barat berada di garis katulistiwa dan itu meyebapkan cuaca panas di musim kemarau lebih padas dari wilayah lain.   "Berdasarkan perkiraan BMKG puncak hari tanpa hujan dimulai dari 21 Juli sampai 19 Agustus mendatang, angin juga akan berhembus lebih kencang di setiap sore hari," pungkasnya.(ariya)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK