Kabut Asap Selimuti Kalbar, Sekolah di Singkawang Tetap Gelar KBM Tatap Muka
Faktakalbar.id - Aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah Kota Singkawang tetap berlangsung secara tatap muka meski kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat dan kualitas udara berada pada kategori sedang.
Faktakalbar.id - Aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah Kota Singkawang tetap berlangsung secara tatap muka meski kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat dan kualitas udara berada pada kategori sedang.
Kondisi tersebut membuat sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kualitas udara yang dapat berdampak pada aktivitas siswa dan tenaga pendidik.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang menyatakan belum ada keputusan untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Keputusan mempertahankan pembelajaran tatap muka dilakukan dengan mempertimbangkan informasi mengenai kualitas udara yang diterima dari Dinas Lingkungan Hidup.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi mengatakan kegiatan belajar mengajar masih dapat dilaksanakan berdasarkan kondisi kualitas udara yang saat ini berada pada kategori sedang.
“Kami menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka,” kata Asmadi, Kamis (13/8/2026).
Meski KBM tetap berlangsung, pihak sekolah diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan perkembangan kualitas udara di wilayah masing-masing.
Imbauan penggunaan masker juga disampaikan kepada siswa dan tenaga pendidik sebagai langkah antisipasi selama kondisi udara terdampak kabut asap.
“Kami mengimbau seluruh tenaga pendidik dan para siswa untuk menggunakan masker sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan,” katanya.
Kondisi kabut asap di Kalimantan Barat menjadi perhatian karena kebakaran lahan masih terjadi di sejumlah wilayah.
Perubahan kualitas udara akan terus dipantau untuk menentukan langkah yang perlu dilakukan apabila kondisi memburuk.
Untuk sementara, kualitas udara Kota Singkawang yang masih berada pada kategori sedang menjadi pertimbangan sehingga kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka.
Sekolah juga diminta mengikuti informasi terbaru mengenai kualitas udara dan kondisi lingkungan sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berikutnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.