Kalbar Masih "Basah", BMKG Warning Curah Hujan Tinggi di Sanggau Pertengahan Desember
Faktakalbar.id, SANGGAU -
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat kembali mengeluarkan peringatan dini terkait prospek iklim untuk periode Kamis (11/12/2025) hingga Sabtu (20/12/2025).
Hujan dengan
intensitas
menengah hingga tinggi diprediksi masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Kalbar, sehingga masyarakat diminta mewaspadai potensi munculnya genangan.
Berdasarkan data monitoring dan prediksi dinamika atmosfer, curah hujan pada dasarian II Desember ini diperkirakan berkisar antara 75 hingga 200 mm per dasarian.
Sifat hujan secara umum diprediksi berada pada kategori Normal hingga Atas Normal.
Baca Juga:
BMKG Rilis Peringatan Dini: Hujan Lebat dan Angin Kencang Hantui Kalbar 3 Hari ke Depan
Secara spesifik, BMKG memberikan sorotan khusus pada wilayah Kabupaten Sanggau.
Wilayah ini diprediksi memiliki peluang lebih dari 70 persen untuk mengalami curah hujan di atas 150 mm per dasarian, angka yang cukup tinggi dibandingkan wilayah lainnya.
"Wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi terjadi hujan dengan kategori Menengah hingga Tinggi. Perlu diwaspadai potensi hujan tinggi di Sanggau yang berpotensi menimbulkan genangan," tulis BMKG dalam rilis resminya, Rabu (10/12/2025).
Dipicu La Nina dan Angin Baratan
Tingginya curah hujan ini tidak lepas dari kondisi atmosfer global dan regional.
Indeks ENSO saat ini berada pada angka -0.74 yang menunjukkan fenomena La Nina lemah.
Kondisi ini diprediksi akan bertahan hingga awal tahun 2026.
Selain itu, angin baratan diprediksi aktif hingga Februari 2026.
Kombinasi suhu muka laut yang hangat di perairan Kalimantan Barat dan aktifnya angin baratan memicu pembentukan awan hujan yang
masif
.
Evaluasi Awal Desember
Pada periode sebelumnya (1-10 Desember 2025), hujan lebat ekstrem sempat tercatat di Kabupaten Ketapang.
Kecamatan Matan Hilir Selatan mencatatkan curah hujan tertinggi mencapai 417 mm/dasarian.
Sementara untuk periode 11-20 Desember ini, meskipun secara umum potensi banjir di Kalbar berada pada kategori Rendah hingga Menengah, kewaspadaan tetap diperlukan.
Khusus untuk sektor pertanian, areal pertanaman padi di Kabupaten Sanggau memiliki potensi terdampak banjir kategori rendah.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan melakukan langkah antisipasi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan genangan dan bantaran sungai.
Baca Juga:
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.