faktakalbar

Kapal Angkut Sembako Meledak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Dipicu Uap Pertalite

Penulis: Redaksi Monday, 29 September 2025 📖 1 menit
Kapal Angkut Sembako Meledak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Dipicu Uap Pertalite
Faktakalbar.id, SANGGAU - Sebuah kapal kelotok pengangkut barang meledak di Sungai Kapuas, Kecamatan Meliau . Satu awak kapal terluka dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (27/9/25) siang itu. Baca Juga:  Viral, Helikopter BNPB ‘Pulang’ Naik Tronton di Sanggau Usai Alami Kendala Teknis Kapolsek Meliau, Supariyanto, menjelaskan kronologi kejadiannya. Ledakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Dusun Meliau Hilir. Kapal itu baru saja selesai memuat banyak barang. Muatannya terdiri dari sembako, elpiji, dan juga pertalite. "Begitu mesin dinyalakan, muncul ledakan di ruang mesin," ujar Supariyanto. Akibatnya, lantai kapal terangkat dan air masuk dengan cepat. Kapal itu kemudian hanyut lalu tenggelam bersama seluruh muatannya. Dua remaja sempat berusaha menyelamatkan kapal tersebut. Mereka adalah Marco Ali Karno dan Arya Handi Pratama. Keduanya mencoba menyedot air dengan mesin. Namun, kerusakan kapal yang parah membuat usaha mereka gagal. Arya mengalami luka lecet akibat percikan dari ledakan. Kini ia telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Penyelidikan awal mengungkap dugaan penyebab ledakan. Percikan listrik dari aki diduga menjadi pemicu utamanya. Percikan itu kemudian menyulut uap pertalite di ruang mesin. Suhu panas siang hari mempercepat proses penguapan bahan bakar. Total kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir cukup besar. Nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp170 juta. Supariyanto pun mengimbau pemilik kapal agar selalu berhati-hati. "Pastikan ruang mesin memiliki ventilasi yang baik," katanya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK