faktakalbar

Kemacetan Mengular Akibat Jalan Sosok–Bodok Terendam Banjir

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 December 2025 📖 2 menit
Kemacetan Mengular Akibat Jalan Sosok–Bodok Terendam Banjir
Faktakalbar.id, SANGGAU – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak dini hari mengakibatkan gangguan signifikan pada akses transportasi di Kabupaten Sanggau . Ruas jalan vital, tepatnya di Banjir di Jalan Raya Sosok-Bodok, Kecamatan Tayan Hulu, terendam air pada Senin pagi (8/12/2025). Baca Juga: Tak Bisa Melintas, Pengendara Pilih Putar Balik Akibat Banjir di Jalan Raya Sosok Genangan air yang mencapai ketinggian hingga 60 sentimeter membuat arus lalu lintas tersendat. Kendaraan dari kedua arah, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa harus melintas secara bergantian untuk menghindari bagian jalan yang terlalu dalam. Dampak dari genangan ini terlihat jelas di kawasan Dusun Tanjung, Desa Binjai. Antrean kendaraan dilaporkan mengular sepanjang 400 hingga 500 meter. Pengendara harus ekstra hati-hati memilih jalur yang permukaannya sedikit lebih tinggi agar mesin kendaraan tidak mogok saat menerobos air. Merespons situasi tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Tayan Hulu langsung diterjunkan ke lokasi. Kapolsek Tayan Hulu, Iptu H. Pintor Hutajulu, memimpin langsung upaya pengaturan lalu lintas dan membantu warga yang kesulitan. “Kami mengerahkan personel untuk melakukan pengaturan dan membantu warga. Situasi ini harus menjadi evaluasi karena selalu berulang saat hujan deras,” kata Iptu H. Pintor Hutajulu di lokasi kejadian. Selain mengatur lalu lintas, petugas Bhabinkamtibmas Desa Binjai dan personel intelkam juga terlihat mengevakuasi sejumlah pengendara roda dua yang terjebak di tengah banjir. Berdasarkan hasil pengecekan petugas di lapangan, penyebab utama banjir di Jalan Raya Sosok-Bodok ini adalah kapasitas sistem drainase yang tidak memadai. Parit di sekitar jalan dinilai terlalu kecil dan kondisinya tersumbat, sehingga tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi dalam waktu singkat. Masalah ini merupakan kejadian berulang setiap musim penghujan tiba. Menyikapi masalah menahun ini, Iptu Pintor mendesak adanya solusi permanen dari pihak terkait. Baca Juga: Nasib Jadi Warga Pontianak: Musim Panas Kepanasan, Musim Hujan Banjir Rob Berulang Tanpa Solusi Perbaikan infrastruktur dinilai sangat mendesak untuk menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga. “Normalisasi saluran air serta peninggian badan jalan sangat diperlukan. Jika tidak ditangani, hambatan lalu lintas seperti ini akan terus terjadi,” ujarnya. Hingga saat ini, Polsek Tayan Hulu menyatakan terus bersiaga mengantisipasi kemungkinan curah hujan kembali meningkat. Masyarakat yang hendak melintas di jalur tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersabar saat antre melintasi genangan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK