faktakalbar

Kenapa Kepala Pusing Saat Berdiri Setelah Duduk Lama? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sering pusing dan berkunang-kunang saat berdiri setelah duduk lama? Kenali penyebab, cara mengatasinya, dan kapan kondisi ini perlu diperiksa.

Penulis: Clara Sunday, 16 August 2026 📖 2 menit
Kenapa Kepala Pusing Saat Berdiri Setelah Duduk Lama? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi seseorang mengalami pusing dan berkunang-kunang setelah berdiri dari posisi duduk. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan penurunan tekanan darah sementara saat berdiri. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Pernah merasa kepala tiba-tiba pusing, berkunang-kunang, atau pandangan seperti menggelap ketika berdiri setelah duduk cukup lama? Kondisi ini cukup umum terjadi dan biasanya hanya berlangsung beberapa detik.

Salah satu penyebabnya adalah hipotensi ortostatik atau postural, yaitu kondisi ketika tekanan darah turun sementara setelah seseorang berubah posisi dari duduk atau berbaring menjadi berdiri.

Ketika tubuh berdiri, gravitasi membuat sebagian darah berkumpul di bagian bawah tubuh. Normalnya, tubuh akan merespons dengan membuat pembuluh darah menyempit dan jantung berdetak lebih cepat agar tekanan darah tetap terjaga.

Namun, jika respons tersebut tidak cukup cepat, aliran darah ke otak dapat berkurang sesaat. Akibatnya, muncul rasa pusing, ringan di kepala, pandangan kabur, lemas, bahkan pada sebagian orang dapat menyebabkan pingsan.

Kenapa Bisa Terjadi?

Pusing saat berdiri tidak selalu berarti seseorang memiliki penyakit tertentu. Kondisi ini dapat dipicu oleh beberapa hal.

1. Kurang Minum

Dehidrasi dapat mengurangi volume darah sehingga tekanan darah lebih mudah turun ketika tubuh berubah posisi. Kondisi ini bisa terjadi setelah banyak berkeringat, mengalami muntah atau diare, demam, maupun kurang minum.

2. Berdiri Terlalu Cepat

Setelah duduk dalam waktu lama, langsung berdiri secara tiba-tiba dapat membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk menyesuaikan tekanan darah.

3. Terlalu Lama Tidak Bergerak

Duduk dalam posisi yang sama dalam waktu lama dapat membuat darah lebih banyak berkumpul di bagian bawah tubuh. Ketika kemudian berdiri, tubuh perlu melakukan penyesuaian agar aliran darah kembali optimal.

4. Efek Obat Tertentu

Beberapa obat, termasuk obat untuk tekanan darah atau penyakit jantung, dapat meningkatkan risiko tekanan darah turun ketika berdiri. Karena itu, jika keluhan muncul setelah mulai mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter dan jangan menghentikan obat sendiri.

5. Kondisi Kesehatan Tertentu

Hipotensi ortostatik juga dapat berkaitan dengan kondisi seperti diabetes, gangguan jantung, masalah sistem saraf, atau kadar gula darah rendah.

Bagaimana Cara Mengurangi Pusing Saat Berdiri?

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu.

Pertama, jangan langsung berdiri. Setelah duduk lama, gerakkan kaki atau lakukan peregangan ringan terlebih dahulu, kemudian berdiri secara perlahan.

Kedua, pastikan kebutuhan cairan tercukupi. Minum air yang cukup dapat membantu mencegah keluhan yang berkaitan dengan dehidrasi.

Ketiga, jika mulai terasa pusing, segera duduk atau berbaring. Jangan memaksakan diri tetap berdiri karena dapat meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Jika keluhan sering muncul, mencatat kapan pusing terjadi dan aktivitas yang dilakukan saat itu dapat membantu dokter mencari penyebabnya.

Kapan Harus Diperiksa?

Sesekali merasa sedikit pusing setelah berdiri biasanya tidak selalu menandakan masalah serius. Namun, jika kondisi tersebut sering terjadi, semakin berat, atau sampai menyebabkan pingsan, sebaiknya diperiksakan ke tenaga kesehatan.

Pemeriksaan dapat mencakup pengukuran tekanan darah dalam posisi duduk dan berdiri. Dalam evaluasi hipotensi ortostatik, penurunan tekanan darah tertentu setelah berdiri dapat menjadi petunjuk kondisi tersebut.

Segera cari pertolongan medis jika pusing berat disertai gejala seperti nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak teratur, kelemahan atau mati rasa pada wajah maupun anggota tubuh, gangguan bicara, kebingungan, pingsan, atau sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba.

Kesimpulannya, pusing ketika berdiri setelah duduk lama dapat terjadi karena tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan tekanan darah. Meski sering kali ringan dan berlangsung singkat, keluhan yang berulang tetap perlu diperhatikan karena bisa berkaitan dengan dehidrasi, obat-obatan, atau kondisi kesehatan tertentu.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK