faktakalbar

Ketersediaan BBM di SPBU Bonti: Stok Pertalite Aman, Solar Kosong

Penulis: Redaksi Tuesday, 24 March 2026 📖 2 menit
Ketersediaan BBM di SPBU Bonti: Stok Pertalite Aman, Solar Kosong
Faktakalbar.id, SANGGAU – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bonti melakukan patroli pengawasan dan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 66.785.03 yang berlokasi di Dusun Upe, Desa Upe, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, pada Senin (23/3/2026). Langkah peninjauan langsung ini dilakukan guna memastikan distribusi energi bagi warga berjalan lancar dan tepat sasaran. Baca Juga: Pantau Arus Balik, Kapolda Kalbar Jamin Stok BBM Aman dan Tak Ada Antrean di SPBU Patroli pengawasan di lapangan tersebut dipimpin langsung oleh personel piket penjagaan Polsek Bonti, yang terdiri dari P.S. Kanit Propam Bripka Frianus Bimaisno Sesaka, Bhabinkamtibmas Brigadir Adtrianus, serta Ba Polsek Bonti Bripda Aryanto Pregiyongki. Kehadiran aparat penegak hukum di lokasi SPBU bertujuan untuk memastikan penyaluran BBM dilakukan sesuai regulasi yang berlaku tanpa adanya praktik penyimpangan. Berdasarkan hasil pemantauan langsung, petugas mendapati bahwa ketersediaan BBM di SPBU Bonti untuk jenis tertentu masih mencukupi kebutuhan harian warga setempat. Dari data stok yang dihimpun aparat, pasokan BBM jenis Pertalite tercatat tersisa sebanyak 1.030 liter, sedangkan Pertamina Dex masih tersedia sebanyak 5.898 liter. Sementara itu, ketersediaan untuk BBM jenis Solar dan Pertamax dipastikan dalam kondisi kosong. Khusus untuk pasokan Solar, stok diketahui telah habis sejak tanggal 6 Maret 2026. Pihak SPBU saat ini masih menunggu jadwal pengiriman pasokan tambahan sebanyak 8.000 liter yang waktu kedatangannya belum dapat dipastikan. Adapun harga jual bahan bakar yang berlaku di SPBU tersebut dipastikan masih sesuai dengan ketentuan eceran nasional. Rincian harga yang dipatok yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Solar Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.800 per liter. Petugas juga melaporkan bahwa antrean kendaraan roda dua maupun roda empat di lokasi terpantau tertib, wajar, dan tidak memicu gangguan lalu lintas. Selain memastikan kelancaran ketersediaan BBM di SPBU Bonti, aparat kepolisian di lapangan juga secara ketat mengawasi aktivitas konsumen agar tidak ada praktik pengisian menggunakan wadah terlarang seperti drum maupun jeriken. Pengawasan ini menjadi krusial untuk mencegah upaya penimbunan oleh oknum spekulan. Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, dalam keterangannya menegaskan bahwa patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengawal kelancaran distribusi BBM dan mencegah kerawanan sosial. “Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap BBM dapat terpenuhi dengan baik. Kehadiran anggota di lapangan juga sebagai bentuk pengawasan agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi,” ujar Iptu Erpan Yudi Asmara. Secara keseluruhan, kegiatan pengawasan di wilayah hukum Polsek Bonti tersebut berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Kepolisian berkomitmen untuk terus menggelar patroli secara berkala guna menjaga stabilitas distribusi energi serta memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK