faktakalbar

Viral di Sintang! Dua Remaja Lempari Patung Yesus, Klarifikasi: Hanya Ingin Usir Ular

Penulis: Redaksi Thursday, 20 March 2025 📖 2 menit
Viral di Sintang! Dua Remaja Lempari Patung Yesus, Klarifikasi: Hanya Ingin Usir Ular
Faktakalbar.id, SINTANG - Wisata Rohani Bukit Kelam merupakan tempat wisata yang dapat dikunjungi banyak pihak. Selain digunakan untuk misa dan berdoa bagi umat Katolik, Wisata Rohani Bukit Kelam juga sering digunakan sebagai tempat untuk mengenang Kisah Yesus yang digambarkan melalui pahatan patung-patung yang menceritakan perjalanan Yesus ketika disalibkan. Baru-baru ini terdapat video yang beredar viral di media sosial yaitu video dua remaja yang terlihat melempari patung Yesus di area jalan salib Wisata Rohani Bukit Kelam menggunakan batu. Melalui unggahan story Instagram milik akun @abngmay terlihat kejadian tesebut dilakukan pada siang hari. Banyak netizen mengecam tindakan ini sebagai bentuk pelanggaran dan kurangnya penghormatan terhadap nilai-nilai agama. [caption id="attachment_27456" align="alignnone" width="917"] Patung Yesus di Gua Maria Kelam yang menjadi lokasi insiden viral pelemparan batu. Remaja mengaku melempar batu untuk mengusir ular, seperti terlihat pada insert gambar.[/caption] Melalui unggahan yang dilakukan oleh akun Instagram @park_yoo_ghi pelaku dengan inisial MS (15) mengaku bahwa tindakan yang mereka lakukan adalah dengan maksud untuk mengusir ular yang berada tepat di atas patung Yesus. “karena ada ular, pertama tu kaget pas mau pegang kepala patung terus ada ular dan hampir mau gigit, jadi dilempar pake batu. Tapi ga bermaksud lempar patung,” jelasnya. Oky (24), kekasih MS yang merekam kejadian tersebut turut mengklarifikasi bahwa itu bukan kesalahan pacarnya dan memohon maaf kepada orang-orang yang merasa dirugikan dengan adanya video tersebut. “Mohon maaf ya semua, itu bukan semaunya, cewek ku hanya berniat mengusir ular itu, dia mau pegang patung tapi ada ular,” ungkapnya melalui kolom komentar Instagram prbadi miliknya. Baca Juga:  Jalan Sepauk Sintang Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses dan Pungutan Liar Setelah mendapat banyak komentar negatif dari warganet dan juga panggilam pihak berwajib, kedua kekasih yang berada dalam video tersebut membuat video klarifikasi dan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang dirugikan terutama seluruh umat Katolik yang berada di Kabupaten Sintang. Di sisi lain, kencaman dari warganet tak kunjung surut di kolom komentar milik akun Instagram @abngmay. Pada Rabu, (19/3/2025) terpantau sebanyak 786 komentar di akun Instagram @abngmay yang berisikan kemarahan oleh warganet terkait video pelemparan batu terhadap patung Yesus dan video klarifikasi yang dilakukan oleh dua remaja tersebut. Pastor Paroki Santo Martinus, Kelam, Florianus Abong, Pr, memberikan tanggapan dan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dalam menanggapi situasi ini. “Kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan menghormati kepercayaan serta nilai-nilai yang diyakini oleh masyarakat luas. Umat diharapkan tetap bersatu dan tidak terpancing oleh provokasi yang dapat menimbulkan ketegangan di antara komunitas,” tegasnya. Kejadian ini merupakan suatu pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih berhati-hati lagi dalam bersikap dimanapun berada terutama di tempat-tempat yang menjadi simbol kepercayaan suatu agama. Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja memicu konflik. (Vika Krisa)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK