faktakalbar

Komitmen Lestarikan Budaya, Pemkab Sekadau Tuntaskan Pembangunan Rumah Adat Sebanyak 17 Unit

Penulis: Redaksi Wednesday, 28 January 2026 📖 2 menit
Komitmen Lestarikan Budaya, Pemkab Sekadau Tuntaskan Pembangunan Rumah Adat Sebanyak 17 Unit
Faktakalbar.id, SEKADAU – Pemerintah Kabupaten Sekadau di bawah kepemimpinan Bupati Aron terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan identitas budaya lokal. Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah tercatat sukses merealisasikan pembangunan rumah adat serta rehabilitasi sebanyak 17 unit yang tersebar di berbagai wilayah. Baca Juga: Mengenal Rumah Adat Dayak di Pelanjau Tebas Sambas, Warisan Budaya Dayak Salako Capaian strategis ini dipaparkan langsung oleh Bupati Sekadau, Aron, saat meresmikan Rumah Adat Dayak Ketungau Tesaek di Kampung Serasau, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Sabtu (24/1/2026). Peresmian ini menjadi bukti nyata dari visi mewujudkan Sekadau yang Unggul dan Bermartabat melalui pemuliaan adat istiadat. “Kami merumuskan bahwa salah satu hal penting dalam martabat manusia adalah kewajiban melestarikan adat dan budaya. Pada tahun 2025, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Kabupaten Sekadau telah berhasil membangun dan merehabilitasi sebanyak 17 unit rumah adat di berbagai wilayah,” papar Bupati Aron. Filosofi Kebersamaan Rumah Betang Bupati Aron menjelaskan bahwa pembangunan rumah adat bukan sekadar mendirikan fisik bangunan semata, melainkan memiliki makna filosofis yang mendalam. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu merevitalisasi semangat filosofi “Rumah Betang”, di mana nilai kebersamaan, kekompakan, dan persatuan menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat Dayak. “Rumah adat ini mengingatkan kita bahwa masyarakat Dayak dahulu identik dengan rumah betang. Ada pesan tersirat di sana, bahwa orang Dayak selalu hidup bersatu dan kompak. Saya meminta agar rumah adat yang sudah megah ini digunakan dengan baik untuk pertemuan warga dan kegiatan adat kita,” tegasnya. Langkah ini menegaskan bahwa fokus pembangunan di Kabupaten Sekadau berjalan seimbang. Pemerintah tidak hanya memprioritaskan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh aspek fundamental kebudayaan. Apresiasi Masyarakat Penyelesaian proyek ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Ketua Panitia Pembangunan Rumah Adat Kampung Serasau, Enisius Asus Sukardi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah daerah. Baca Juga: Janji Ria Norsan di Rakor DAD: Januari, Rumah Radakng Dikelola Penuh Dewan Adat Dayak Menurutnya, keberadaan rumah adat Ketungau Tesaek sangat vital sebagai pusat interaksi sosial sekaligus wadah edukasi bagi generasi penerus. “Pembangunan rumah adat ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan adat, budaya, sosial, dan kemasyarakatan. Sekaligus menjadi sarana penting bagi pelestarian budaya bagi generasi yang akan datang,” ujar Enisius. Dengan rampungnya belasan unit fasilitas budaya ini, Pemerintah Kabupaten Sekadau berharap nilai-nilai luhur warisan leluhur dapat terus terjaga di tengah arus modernisasi. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK