Kota Bersemi Jadi Kota Bersampah? Warga Murka Sampah di Pasar Masuka Sintang 2 Bulan Tak Diangkut
Faktakalbar.id, SINTANG
– Slogan "Sintang Kota Bersemi" ramai disindir
warganet
menjadi "Sintang Kota Bersampah" setelah sebuah video yang menunjukkan tumpukan sampah menggunung di area
Pasar Masuka
viral di media sosial.
Kemarahan publik memuncak karena kondisi tersebut diduga telah dibiarkan selama lebih dari dua bulan tanpa ada tindakan dari pihak terkait.
Dalam video yang diupload sejak Kamis, (3/10/2025), terlihat sampah rumah tangga dan sisa dagangan pasar meluber hingga ke badan jalan, menebarkan bau busuk yang menyengat. Keluhan ini bukan sekadar isapan jempol.
“Sudah lebih dari dua bulan sampah di area Pasar Masuka tidak diangkut-angkut, dibiarkan begitu saja,” tulis seorang warga yang pertama kali mengunggah keluhan tersebut.
Baca Juga:
Mobil Terperosok di Tanjakan Kelam, Arus Lintas Sintang-Putussibau Terganggu
Kondisi ini langsung memicu rentetan komentar tajam dari warga lainnya yang merasa frustrasi.
Rasa geram warga terlihat jelas dalam berbagai unggahan.
“Sintang kota bersemi atau bersampah?” cibir seorang warganet, menyindir slogan resmi kota tersebut.
Warga lain mengungkapkan kekesalan yang sudah memuncak.
“Mengapa masalah sampah tidak kelar-kelar? Buat risih sih kalau baunya menyebar,” tulisnya.
Banyak yang membandingkan buruknya penanganan sampah ini dengan kota lain yang dinilai lebih becus.
Warga menuntut adanya solusi nyata, seperti penyediaan kontainer sampah berkapasitas besar dan jadwal pengangkutan yang rutin, bukan sekadar pembiaran yang membuat kota terkesan kumuh.
Publik kini menunggu respons pemerintah daerah atas "tamparan" keras dari warganya sendiri.
Baca Juga:
Kebakaran Hebat Landa Rumah Kos di Sintang, Satu Motor Ludes Terbakar
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.