Lewati 3 Titik Banjir, Polisi dan Warga Panggul Peti Jenazah Tujuan Kayan di Tengah Arus Deras
Faktakalbar.id, SANGGAU -
Proses evakuasi jenazah warga Desa Nekan, Kecamatan
Entikong
, mengalami kendala serius akibat akses jalan utama yang terputus total oleh banjir pada Minggu (11/1/2026).
Hambatan transportasi ini terjadi ketika dua unit mobil ambulans yang membawa jenazah dengan tujuan wilayah Kayan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Baca Juga:
Menerobos Banjir 1,5 Meter, Evakuasi Jenazah di Entikong Berlangsung Dramatis
Iring-iringan kendaraan tersebut terjebak di wilayah Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, yang saat ini terendam banjir cukup parah.
[caption id="attachment_66790" align="aligncenter" width="485"]
Dua unit mobil ambulans terjebak di tengah kemacetan parah akibat genangan banjir, Minggu (11/1/2026). (Dok. Ist)[/caption]
Berdasarkan informasi yang dihimpun ambulans terhenti karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan roda empat.
Selain genangan di lokasi pemberhentian, dilaporkan masih terdapat tiga titik banjir lainnya yang harus dilewati untuk mencapai tujuan, sehingga risiko mogok sangat tinggi jika dipaksakan melintas.
Menyikapi kondisi darurat tersebut, keputusan cepat diambil agar jenazah dapat segera dimakamkan.
Peti jenazah akhirnya diturunkan dari ambulans dan dibawa menggunakan tenaga manusia. Proses evakuasi jenazah pun berlangsung dramatis.
Anggota kepolisian dari
Polsek Beduai
bersama warga setempat bahu-membahu turun ke air untuk memanggul keranda.
Baca Juga:
Banjir Rendam Permukiman Entikong Hingga Atap Rumah
Mereka harus berjalan kaki menerobos akses jalan yang telah berubah menjadi alur sungai akibat luapan air yang deras.
Tantangan fisik di lapangan sangat berat. Ketinggian air di lokasi tersebut dilaporkan mencapai sekitar 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa.
Kondisi banjir yang dalam ditambah dengan tekanan arus air yang menahan langkah kaki membuat proses pemindahan jenazah ini memakan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan kondisi normal.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.