faktakalbar

Lexus RX300 Mogok Usai Isi Pertamax, Diduga Akibat BBM Tercemar

Penulis: Redaksi Thursday, 25 September 2025 📖 2 menit
Lexus RX300 Mogok Usai Isi Pertamax, Diduga Akibat BBM Tercemar
Faktakalbar.id, JAKARTA - Kasus dugaan BBM tercemar kembali mencuat, kali ini menimpa pemilik mobil mewah Lexus RX300 di Jakarta. Stella Kirana, pemilik mobil tahun 2019, mengalami kejadian tidak mengenakkan setelah mengisi penuh tangki Pertamax di sebuah SPBU Pertamina di kawasan Kemayoran. Baca Juga: Dewan Berdi Kecam Pertamina !, Pertamax Oplosan Berakibat Kerugian Warga Kota Pontianak Beberapa hari setelah pengisian, mobilnya tiba-tiba kehilangan tenaga dan mogok di tengah jalan. Awalnya, Stella tidak merasakan ada masalah. Namun, puncaknya terjadi pada Minggu (21/9/2025). "Awalnya aman-aman saja. Tapi hari Minggu, ketika saya pakai dan bensinnya tinggal setengah, tiba-tiba mobilnya mati sendiri di jalan,” ungkap Stella seperti dilansir Kompas.com. Stella menceritakan bahwa kejadian tersebut sangat mendadak saat ia melintas di kawasan Roxy, Jakarta Barat. "Gasnya hilang begitu saja, mobil jadi enggak ada tenaga. Saya panik karena ini pertama kalinya mengalami mobil mogok di jalan,” katanya. Mobilnya akhirnya harus diderek ke bengkel resmi Lexus di Menteng, Jakarta Pusat. Setelah diperiksa, diketahui mobil Stella mengalami masalah serius pada fuel filter dan tangki BBM yang harus dikuras. "Mobil bisa mengalami masalah pada fuel filter dan harus menguras tangki BBM," ujar Stella. Ia mengaku selalu merawat mobilnya dengan baik, termasuk rutin melakukan servis di diler resmi dan biasanya mengisi BBM merek lain. Baca Juga: Bongkar Peredaran Oli Palsu di Kalbar, Adakah Oknum Petinggi Jadi Beking? Akibat kejadian ini, Stella harus mengeluarkan biaya perbaikan sekitar Rp 1,8 juta. Namun, kerugian materi bukan satu-satunya yang ia persoalkan. Stella mendesak Pertamina untuk bertanggung jawab penuh dan mengaudit seluruh SPBU mereka karena menurutnya, kejadian serupa sudah sering terjadi. “Untuk uang kerugiannya enggak seberapa untuk saya, tapi Pertamina harus mengusut tuntas seluruh SPBU-nya. Audit Pertamina karena sudah meresahkan masyarakat. Kejadian ini sudah pernah heboh tapi mereka enggak berbenah,” tegas Stella. Pihak Pertamina melalui Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa mereka sudah menangani kasus ini. “Sudah ditangani dan sudah berkomunikasi dengan pemilik kendaraan,” kata Roberth. Baca Juga: Pengoplosan Gas LPG Subsidi Terbongkar di Malang, Ini Modus Pelaku (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK