faktakalbar

Libatkan 803 Aparat Gabungan, Pengamanan Cap Go Meh Singkawang 2026 Berjalan Kondusif

Penulis: Redaksi Wednesday, 04 March 2026 📖 2 menit
Libatkan 803 Aparat Gabungan, Pengamanan Cap Go Meh Singkawang 2026 Berjalan Kondusif
Faktakalbar.id, SINGKAWANG - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menyatakan bahwa rangkaian acara puncak perayaan Festival Budaya Cap Go Meh Tahun 2026 di Kota Singkawang berlangsung dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan penyelenggaraan acara pada Selasa (3/3/2026) ini tidak lepas dari strategi pengamanan Cap Go Meh Singkawang yang terencana dengan baik. Baca Juga: Pengamanan Puncak Cap Go Meh Pontianak: 49 Naga Turun ke Jalan Setelah Tarawih Operasi pengamanan ini berpusat di area Panggung Kehormatan Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, serta sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Mengingat festival kebudayaan ini merupakan agenda pariwisata nasional yang menjadi magnet bagi puluhan ribu masyarakat dan tamu undangan penting, pihak kepolisian menerapkan standar pengamanan tingkat tinggi. Terlebih lagi, acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, serta Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia. Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi (KBP) Bambang Suharyono, memberikan keterangan resmi mengenai teknis pengamanan di lapangan. Ia menyampaikan bahwa pengamanan Cap Go Meh Singkawang dilaksanakan secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada puluhan ribu pengunjung. Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan sinergi dari semua unsur dan stakeholder terkait. Baca Juga: Kunjungi Singkawang, Menko AHY Tinjau Infrastruktur dan Hadiri Cap Go Meh KBP Bambang Suharyono menjelaskan bahwa terdapat sebanyak 803 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi pemerintah terkait yang disiagakan secara penuh di berbagai titik strategis. Seluruh pergerakan personel di lapangan dipantau secara langsung oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono. Pemantauan komprehensif ini dilakukan mulai dari tahap awal perencanaan pengamanan, pengawalan prosesi pawai, hingga pelaksanaan rangkaian ritual yang berlangsung di area Jalan Sejahtera. Tingkat kerawanan dan kepadatan massa pada festival tahun ini tergolong sangat tinggi. Hal ini mengingat jumlah partisipan pawai mencapai 734 peserta, yang meliputi 528 Tatung bertandu dan 109 Tatung tanpa tandu, serta disaksikan oleh perkiraan massa yang mencapai 50.000 penonton di sepanjang rute. Meski demikian, seluruh potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berhasil diredam berkat kesigapan petugas. “Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif. Ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, panitia, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. Hingga seluruh rangkaian kegiatan festival dinyatakan berakhir, situasi di Kota Singkawang terpantau tetap aman, lancar, dan kondusif. Keberhasilan operasi pengamanan berskala besar ini semakin menegaskan komitmen kuat dari jajaran Polri, khususnya Polda Kalbar, dalam mendukung pelestarian budaya nasional sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas yang presisi di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK