Longsor di Tepian Sungai Sekadau Putus Akses Warga, Polisi Pasang Garis Pengaman dan Tutup Rute
Faktakalbar.id, SEKADAU -
Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu terjadinya peristiwa jalan longsor di
Sekadau
, tepatnya di ruas jalan sekitar Masjid At-Taqwa, RT 001 Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Rabu (1/4/2026) malam.
Bencana tanah amblas di kawasan tepian Sungai Sekadau ini mengakibatkan akses transportasi darat terputus total sehingga tidak dapat dilintasi oleh kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.
Baca Juga:
Jalan dan Jembatan Muara Gaduh Rusak Akibat Longsor di Sekadau Hilir
Titik longsor yang berada di kawasan Muara Gaduh tersebut selama ini berstatus sebagai jalur vital yang menopang mobilitas harian masyarakat setempat.
Selain melumpuhkan arus lalu lintas secara tiba-tiba, kondisi tanah yang terus tergerus air sungai juga menimbulkan ancaman bencana lanjutan.
Hal ini dikarenakan lokasi badan jalan yang ambles tersebut berjarak sangat dekat dengan kawasan permukiman padat penduduk.
Merespons situasi darurat bencana tersebut, personel piket Pamapta bersama jajaran Kepolisian Sektor
(Polsek) Sekadau Hilir
langsung turun ke lokasi kejadian pada Kamis (2/4/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Langkah taktis pertama yang diambil oleh aparat penegak hukum adalah mensterilkan area guna mencegah jatuhnya korban jiwa maupun kecelakaan lalu lintas, mengingat struktur tanah di bibir sungai masih dalam kondisi sangat labil.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas, AKP Triyono, menyatakan bahwa kepolisian telah mengambil tindakan preventif di lokasi dengan memasang alat pengaman.
“Area yang terdampak sudah dipasangi
police line
dan pembatas agar tidak dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan,” jelas AKP Triyono.
Untuk mempercepat penanganan tingkat lanjut atas musibah jalan longsor di Sekadau ini, jajaran Polres Sekadau telah membangun koordinasi intensif dengan instansi lintas sektoral.
Pihak kepolisian secara resmi telah menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sekadau guna merumuskan skema perbaikan infrastruktur darurat.
Menutup keterangannya, AKP Triyono memberikan imbauan tegas kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak nekat menerobos barikade keamanan dan selalu mengedepankan aspek keselamatan jiwa saat beraktivitas di luar ruang.
“Kami mengimbau warga untuk sementara waktu tidak melewati jalan tersebut, mencari jalur alternatif, dan tidak mendekati lokasi longsor demi keselamatan bersama,” imbau AKP Triyono.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.