Tempuh 2 Jam Pendakian Ekstrem, Kepala BKSDA Kalbar 'Buru' Mekarnya Rafflesia Tuan-Mudae
Faktakalbar.id, SINGKAWANG -
Pesona hutan hujan tropis Kalimantan Barat kembali menampakkan "permatanya".
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam
(BKSDA) Kalimantan Barat
, Murlan Dameria Pane, rela menempuh jalur terjal demi menyaksikan langsung mekarnya puspa langka
Rafflesia tuan-mudae
di kawasan
Cagar Alam (CA) Raya Pasi
,
Kota Singkawang
, Sabtu (22/11/25).
Baca Juga:
BKSDA-YIARI Berhasil Translokasi Induk dan Anak Orangutan yang Masuk Perkebunan Warga
Kunjungan kerja ke Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang ini berubah menjadi ekspedisi fisik yang menantang. Untuk mencapai lokasi tumbuh kembangnya bunga parasit tersebut, rombongan harus melakukan
trekking
selama kurang lebih dua jam menyusuri lebatnya vegetasi hutan.
Perjuangan tersebut terbayar lunas ketika rombongan tiba di ketinggian 500 hingga 600 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Di sana, sang "Tuan Muda", julukan bagi spesies Rafflesia ini ditemukan dalam kondisi mekar, meski fasenya telah sedikit melewati masa mekar sempurna (
perfect bloom
).
Baca Juga:
Bukan Sekadar Seremonial, Singkawang ‘Hidupkan’ Warisan Budaya Lewat Pameran Visual dan Pentas Seni
"Perjalanan ini dimulai dengan mendaki selama 2 jam. Akhirnya kami menemukan satu bunga Rafflesia tuan-mudae yang sudah mekar sempurna namun sudah akan melewati fase mekar sempurna,"
ungkap Murlan di lokasi penemuan.
Kabar baiknya, siklus kehidupan di CA Raya Pasi dipastikan terus berlanjut. Di sekitar lokasi penemuan, tim juga mengidentifikasi adanya beberapa knop (kuncup bunga) yang masih tertutup.
Salah satu knop bahkan diprediksi akan mekar sempurna dalam waktu dekat, menjanjikan pemandangan eksotis bagi kesempatan berikutnya.
Murlan mengingatkan bahwa
Rafflesia tuan-mudae
adalah keajaiban botani yang unik.
Tumbuhan ini merupakan parasit obligat yang tidak memiliki akar, batang, maupun daun, sehingga sepenuhnya bergantung pada inangnya. Karena statusnya yang dilindungi dan rentan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga habitat ini.
"Sobat hijau, senang sekali rasanya bisa menemukan jenis bunga yang cantik dan unik ini. Tumbuhan ini merupakan jenis yang dilindungi, oleh karena itu mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan alam ini,"
pesannya.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.