faktakalbar

Mengenal Tepuk Sakinah, Jurus Kemenag Atasi Peningkatan Angka Perceraian

Penulis: Redaksi Saturday, 04 October 2025 📖 1 menit
Mengenal Tepuk Sakinah, Jurus Kemenag Atasi Peningkatan Angka Perceraian
Faktakalbar.id, NASIONAL – Tren peningkatan angka perceraian di sejumlah daerah mendorong Kementerian Agama untuk mengandalkan program bimbingan perkawinan yang unik bernama Tepuk Sakinah . Program ini dirancang sebagai metode edukatif bagi para calon pengantin. Nazaruddin Umar menyatakan optimisme nya bahwa pendekatan strategis ini dapat memberikan dampak nyata. Menurutnya, Kementerian Agama tidak hanya berfokus pada edukasi pranikah, tetapi juga pembinaan keluarga sakinah dan peningkatan peran penyuluh agama di lapangan. Baca Juga:  Gugatan Cerai Pratama Arhan Dikabulkan, Pernikahan dengan Azizah Salsha di Ujung Tanduk “Insya Allah segala upaya kita lakukan. Kami hadir dengan program yang menyentuh akar persoalan keluarga. Tidak hanya memberi nasihat, tetapi juga membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga,” ujarnya saat ditemui di Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (3/10/2025). Lalu, apa itu Tepuk Sakinah? Ini adalah sebuah metode yang digunakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) yang memadukan gerakan dan lantunan riang untuk menanamkan lima pilar keluarga sakinah. Meski terlihat sederhana, setiap gerakan memiliki makna filosofis yang mendalam. Misalnya, gerakan dua jari telunjuk yang saling menunjuk ke atas secara bergantian melambangkan zawaj (berpasangan). Ini menjadi pengingat bahwa suami dan istri adalah pasangan yang perannya saling melengkapi. Gerakan kompleks lainnya seperti membentuk tanda hati, memberi salam hormat, hingga menyilangkan tangan di dada, semuanya dirancang untuk menekankan bahwa pernikahan merupakan ikatan suci yang harus dijaga bersama. Melalui pendekatan ini, kesadaran tentang keutuhan rumah tangga diharapkan terbangun sejak awal. Baca Juga:  Korupsi Kuota Haji: KPK Periksa Dirjen Kemenag dan Mantan Pejabat KJRI Jeddah (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK