Minim Fasilitas, Warga Binaan Lapas Sintang Minta Perhatian Pemkab
Faktakalbar.id, SINTANG –
Sejumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (
Lapas
) Kelas IIB Sintang menyuarakan aspirasi mereka mengenai keterbatasan fasilitas dasar, terutama sarana air bersih dan ruang untuk beraktivitas.
Keluhan ini disampaikan langsung kepada
pemerintah daerah
dengan harapan adanya perbaikan untuk menunjang proses pembinaan.
Baca Juga:
Penuhi Hak Beribadah, Vihara Pertama Sejak 1980 Mulai Dibangun di Lapas Singkawang
Suryanata, salah seorang perwakilan warga binaan, mengungkapkan bahwa sarana yang ada saat ini belum memadai untuk mendukung kegiatan positif di dalam lapas.
Ia berharap ada perhatian lebih agar mereka dapat mengisi waktu dengan hal-hal yang produktif.
“Kami di sini hanya bisa main voli. Kalau ada tambahan fasilitas, tentu membuat kami lebih bahagia. Saya sudah setahun berada di sini, dan kami sadar kesalahan yang membawa kami masuk. Ini bukan soal nasib, tetapi pilihan yang salah. Sekarang kami sedang menjalani sekolah kehidupan,” ungkap Suryanata.
Ia juga menambahkan bahwa tujuan utama mereka adalah menjadi pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukuman dan kembali diterima oleh masyarakat.
“Kami ingin masuk dan keluar dari pintu yang sama dengan keadaan berbeda. Kami yakin segala sesuatu ada masanya,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Sintang, Sumardiyanta, membenarkan bahwa peningkatan fasilitas Lapas Sintang memang masih sangat dibutuhkan.
Baca Juga:
Terpidana Narkotika Lapas Ketapang Hirup Udara Bebas Usai Terima Amnesti dari Presiden
Ia menyebutkan, sebelumnya Pemkab Sintang dan DPRD pernah memberikan bantuan, namun kebutuhan terus berkembang seiring waktu.
“Kami berharap ke depan ada lagi dukungan untuk melengkapi fasilitas, terutama kebutuhan warga binaan,” jelas Sumardiyanta.
Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, merespons positif aspirasi tersebut.
Ia menekankan bahwa pendekatan pembinaan jauh lebih penting daripada sekadar hukuman. Bala bahkan berbagi pengalaman pribadinya untuk memberikan motivasi.
“Saya juga pernah hampir bermasalah karena mengambil bibit karet unggul orang lain. Dari pengalaman itu saya belajar, kesalahan bisa menjadi pelajaran berharga,” katanya.
Bupati Bala menegaskan komitmennya untuk mendukung perbaikan program dan fasilitas Lapas Sintang.
Baca Juga:
Anggota DPR RI Fransiskus Sibarani Apresiasi Pengelolaan Lapas Ketapang Saat Kunjungan Kerja
Menurutnya, warga binaan adalah bagian dari masyarakat yang harus dirangkul dan dibina agar dapat kembali berkontribusi secara positif.
“Saya minta warga binaan dibina, bukan dibinasakan. Jalani masa hukuman dengan baik agar bisa kembali ke masyarakat lebih cepat,” tegasnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.