faktakalbar

Pamit Berburu, Pria di Sekadau Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bekas Kandang Ayam

Penulis: Redaksi Sunday, 05 April 2026 📖 2 menit
Pamit Berburu, Pria di Sekadau Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bekas Kandang Ayam
Faktakalbar.id, SEKADAU – Kepolisian Resor (Polres) Sekadau membeberkan kronologi penemuan jenazah seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri di Desa Cenayan, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau. Peristiwa gantung diri di Sekadau yang menimpa warga berinisial C (29) tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) dan langsung memicu kepanikan warga sekitar. Baca Juga:  Tinggalkan Surat Wasiat, Pemuda 23 Tahun Akhiri Hidup dalam Kasus Gantung Diri di Singkawang Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya sendiri pada sore hari. “Korban ditemukan oleh pihak keluarga sekitar pukul 14.50 WIB di area bekas kandang ayam milik warga,” ujar AKP Triyono dalam keterangan resminya pada Sabtu (4/4/2026). AKP Triyono menjelaskan, rentetan kejadian ini bermula pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, orang tua korban mendatangi rumah mertua korban dengan tujuan mencari keberadaan anaknya. Namun, korban dipastikan tidak berada di rumah tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun aparat, korban sebelumnya sempat berpamitan untuk pergi berburu ke hutan sejak beberapa hari sebelumnya. Kecurigaan pihak keluarga mulai muncul dan menguat ketika mereka menyadari adanya kejanggalan di area rumah. Seutas tali yang terbuat dari kulit kayu, atau yang biasa disebut warga lokal sebagai tali kepuak, diketahui hilang dari tempatnya. Padahal, tali tersebut merupakan perlengkapan yang sehari-hari digunakan untuk keperluan rumah tangga. Berbekal kecurigaan akibat hilangnya tali kepuak tersebut, pihak keluarga bersama sejumlah saksi mata berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri. Mereka menyisir berbagai lokasi di sekitar tempat tinggal korban untuk melacak jejaknya. “Pencarian dilakukan di area lahan sawit hingga ke lokasi bekas kandang ayam. Di lokasi tersebut, korban ditemukan dalam keadaan tergantung menggunakan tali kulit kayu,” jelas AKP Triyono memaparkan detail penemuan dalam kasus gantung diri di Sekadau ini. Mendapati korban sudah tidak bernyawa, pihak keluarga segera memberitahukan warga sekitar dan meneruskan kejadian tersebut sebagai laporan resmi ke pihak kepolisian. Merespons laporan warga, pada pukul 15.20 WIB, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Nanga Mahap langsung tiba di tempat kejadian perkara. Baca Juga:  Pria 48 Tahun Tewas Gantung Diri di Mempawah Usai Cekcok dengan Istri Langkah pengamanan lokasi ini kemudian disusul oleh kedatangan Tim Unit Inafis dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau untuk melaksanakan prosedur identifikasi. “Petugas telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna memastikan kronologi kejadian,” lanjutnya. Setelah proses pemeriksaan fisik di lokasi kejadian rampung, aparat kepolisian berkoordinasi dengan keluarga korban terkait tindak lanjut hukum. AKP Triyono menyatakan bahwa pihak keluarga telah menerima peristiwa nahas ini dengan ikhlas dan memutuskan untuk tidak dilakukan tindakan autopsi medis. Usai proses administrasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan sesuai adat setempat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK