faktakalbar

Pasokan Obat Dipastikan Aman Dinkes Singkawang Siagakan Fasilitas Kesehatan Hadapi Lonjakan Pasien ISPA

Faktakalbar.id - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang menyiagakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi gelombang lonjakan pasien infeksi saluran pernapasan akut.

Penulis: Natash Thursday, 10 September 2026 📖 1 menit
Pasokan Obat Dipastikan Aman Dinkes Singkawang Siagakan Fasilitas Kesehatan Hadapi Lonjakan Pasien ISPA
Seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah di Kota Singkawang disiagakan dengan pasokan obat aman guna menangani ribuan warga yang terpapar penyakit ISPA. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang menyiagakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi gelombang lonjakan pasien infeksi saluran pernapasan akut.

Kesiapsiagaan faskes ini dilakukan setelah sebanyak 3.777 kasus ISPA tercatat meneror warga sejak periode 24 Agustus hingga 7 September 2026 akibat kabut asap.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes dan KB Kota Singkawang R. Hendry Aprianto menjamin seluruh ketersediaan logistik medis dalam posisi aman.

“Untuk stok obat penyakit ISPA di seluruh faskes milik Pemkot Singkawang, kami menjamin sangat mencukupi,” ujar R. Hendry Aprianto pada Rabu (9/9/2026).

Pihaknya memastikan sarana penanganan darurat di puskesmas maupun rumah sakit pemerintah siap menampung pasien yang mengalami pemburukan kondisi kesehatan.

Langkah ini krusial mengingat keluhan pasien mulai mengarah pada gejala serius seperti kesulitan bernapas atau sesak berat.

“Keluhan yang banyak disampaikan pasien di antaranya batuk, pilek, bahkan ada yang mengalami susah bernapas,” katanya.

Selain menyiagakan pasokan medis, petugas kesehatan terus memantau tren perkembangan kasus di lapangan seiring buruknya kualitas udara daerah.

Masyarakat yang terpapar kabut asap disarankan mengurangi kegiatan di luar rumah jika tidak memiliki urusan yang mendesak.

“Mengingat tingkat kualitas udara yang belum membaik, kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, kecuali memang ada keperluan yang mendesak,” kata Hendry.

Pemerintah kota mewajibkan warga yang mengalami serangan sesak napas mendadak untuk segera mendatangi faskes terdekat guna mencegah risiko komplikasi.

Pemantauan intensif akan terus berjalan sampai kondisi kualitas udara di wilayah Kota Singkawang dipastikan kembali normal.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK