faktakalbar

Imlek dan Jelang Ramadan Beriringan, Ribuan Obor Terangi Langit Singkawang

Penulis: Redaksi Wednesday, 18 February 2026 📖 2 menit
Imlek dan Jelang Ramadan Beriringan, Ribuan Obor Terangi Langit Singkawang
Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Keindahan toleransi kembali terpancar dari Kota Singkawang . Hanya berselang beberapa waktu dari perayaan Tahun Baru Imlek, ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Pawai Obor untuk menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Baca Juga:   Sambut Imlek 2577, Tjhai Chui Mie: Singkawang Rumah Besar Toleransi, Lampion dan Bedug Berdampingan Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mess Daerah Singkawang ini dilepas langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota, Muhammadin, Senin (16/2/2026). Suasana malam itu terasa istimewa dan penuh kehangatan. Wali Kota Tjhai Chui Mie tampak hadir mengenakan busana tertutup berwarna putih, berdiri berdampingan dengan Wakil Wali Kota Muhammadin, Sekretaris Daerah, Kapolres Singkawang, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama. Kehadiran para pemimpin daerah ini menyimbolkan dukungan penuh terhadap seluruh umat beragama di Kota Seribu Kelenteng tersebut. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Muhammadin menegaskan bahwa pawai ini bukan sekadar tradisi arak-arakan. Ia mengajak masyarakat memaknai nyala api obor sebagai refleksi diri sebelum memasuki bulan puasa. “Cahaya obor yang kita bawa bukan sekadar api yang menyala, tetapi simbol semangat, simbol iman, simbol kebersamaan kita menyambut Bulan Suci Ramadhan. Obor ini mengingatkan kita bahwa sebelum memasuki bulan penuh ampunan, kita harus terlebih dahulu menyalakan cahaya dalam hati, membersihkan diri, memperbaiki niat, dan menguatkan persaudaraan,” ujarnya di hadapan peserta pawai. Lebih lanjut, Muhammadin menyoroti momentum langka pada tahun 2026 ini, di mana awal Ramadan hadir sangat berdekatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Baca Juga:  Menebar Sukacita, Tjhai Chui Mie Bagikan Paket Imlek di Singkawang Tengah Menurutnya, fenomena ini di Singkawang tidak dipandang sebagai sekadar kebetulan kalender, melainkan sebuah pesan ilahiah tentang persatuan. “Tahun ini terasa istimewa. Ramadhan hadir berdekatan dengan perayaan Imlek. Di kota lain mungkin ini hanya kebetulan waktu, tetapi di Singkawang ini adalah pesan bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan, ” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah. Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Ramadan Fair bersama Pemkot Singkawang ini berlangsung dengan tertib dan khidmat. Ribuan obor yang mengular di jalanan kota menjadi saksi bahwa di Singkawang, perbedaan keyakinan justru menjadi perekat yang mendamaikan. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK