faktakalbar

Pemasangan Plang di Jalan Firdaus Singkawang Dapat Kritik dari Warga

Penulis: Redaksi Sunday, 23 March 2025 📖 1 menit
Pemasangan Plang di Jalan Firdaus Singkawang Dapat Kritik dari Warga
Faktakalbar.id, Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang memasang plang peringatan berupa baliho dengan frame kayu di Jalan Firdaus, persimpangan Alianyang Singkawang untuk mengingatkan pengendara agar berhenti sejenak dan memperhatikan kendaraan dari arah lain.  Plang peringatan bertuliskan “STOP - BERHENTI SEJENAK SEBELUM PERSIMPANGAN - PERHATIKAN KENDARAAN DARI ARAH LAIN” ini, sayangnya, mendapat kritik dari warga setempat yang menilai langkah tersebut kurang serius dalam menangani masalah keselamatan di persimpangan yang dikenal rawan. Baca juga:  Super Air Jet Terbang Perdana Rute Jakarta Singkawang Jhony, salah seorang warga, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap langkah pemerintah. Ia mengusulkan pemasangan speed bump (polisi tidur) sebagai solusi yang lebih efektif.  “Kalau cuma plang begini, kurang niat rasanya. Sebaiknya pasang speed bump, panjangnya 8 meter dan berakhir 1 meter sebelum persimpangan, biar pengendara lebih pelan dan waspada,” ujarnya, Sabtu (22/03/2025), Warga lain, Edy Tjhang, juga menyuarakan hal serupa.  “Plang ini sih oke untuk peringatan, tapi lebih baik pasang lampu merah sekalian, biar lebih aman. Jarak lampu merah di simpang Alianyang ini terlalu dekat dengan simpang sebelumnya, rawan macet,” katanya, seraya mempertanyakan efektivitas plang tersebut. Baca juga:  Bupati Kubu Raya Sujiwo Ingatkan ASN, Singgung Gaji dan Honor Pakai Uang Rakyat Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Singkawang terkait kritik dan usulan warga mengenai plang peringatan tersebut.  Masyarakat berharap ada langkah lebih konkret, seperti pemasangan speed bump atau lampu merah, untuk meningkatkan keselamatan di persimpangan Alianyang.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK