Pemkot Singkawang Integrasikan Layanan Publik Berbasis Digital Lewat Omnichannel
Faktakalbar.id, SINGKAWANG —
Pemerintah Kota Singkawang
mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital melalui pengembangan platform terintegrasi bernama Omnichannel.
Sistem inovatif ini dirancang khusus untuk menyatukan seluruh kanal pengaduan masyarakat dan media sosial milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke dalam satu pintu layanan, guna memperkuat tingkat transparansi serta akuntabilitas kinerja pemerintahan kota.
Baca Juga:
Evaluasi Kinerja Keuangan, Pemkot Singkawang Siapkan Langkah Strategis Genjot Pembayaran Non-Tunai
Langkah strategis pemanfaatan teknologi tersebut diwujudkan secara nyata melalui kegiatan sosialisasi kepada para pengelola atau admin media sosial di masing-masing OPD.
Acara sosialisasi ini diselenggarakan secara langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Singkawang pada Jumat (24/4/2026), dengan menghadirkan pihak perwakilan penyedia layanan sebagai narasumber teknis.
Kepala Diskominfo Kota Singkawang, Chantal Novyanti, menegaskan bahwa integrasi berbagai kanal layanan merupakan bagian krusial dalam upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola konsep kota cerdas atau
smart city
.
“Kita harus memulai ini, ketika bicara smart city atau kota cerdas, salah satu parameternya adalah pelayanan publik berbasis digital. Kita ingin nanti Omnichannel ini lah yang akan mewujudkan sistem pelayanan publik, dimana masyarakat tidak hanya dipermudah mendapatkan layanan, namun juga bisa memberikan penilaian langsung terhadap kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Sebagai tahap awal implementasi kebijakan ini, Pemerintah Kota Singkawang memfokuskan pengoperasian platform pada empat OPD yang ditunjuk sebagai
pilot project
atau percontohan. Keempat instansi tersebut meliputi Diskominfo, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
“Penerapannya dilaksanakan secara bertahap, untuk tahap sekarang ini kita baru melibatkan 4 OPD dulu,” katanya.
Lebih lanjut, Chantal menambahkan bahwa fitur penilaian yang tersemat secara khusus di dalam aplikasi akan sangat membantu proses evaluasi kinerja pelayanan agar menjadi jauh lebih terukur secara objektif.
Baca Juga:
Evaluasi Kinerja Keuangan, Pemkot Singkawang Siapkan Langkah Strategis Genjot Pembayaran Non-Tunai
“Tentu penilaian yang diberikan masyarakat melalui aplikasi ini akan memudahkan pimpinan kita dalam mengevaluasi kinerja ASN di setiap OPD khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Account Manager PT Jasnita, Rusdan, selaku pihak penyedia platform menjelaskan bahwa sistem Omnichannel ini memungkinkan seluruh arus komunikasi layanan publik dapat terpantau secara terpusat oleh pimpinan daerah.
“Seluruh data layanan publik ini akan terpantau oleh wali kota, sehingga bisa langsung dievaluasi demi meningkatkan layanan publik,” jelasnya.
Rusdan menambahkan, sistem ini juga telah dirancang otomatis untuk mengirimkan tautan formulir penilaian atau survei kepuasan kepada masyarakat sesaat setelah interaksi pemberian layanan dinyatakan selesai oleh petugas administrasi.
“Nanti setelah komunikasi antara masyarakat dan admin berakhir, aplikasi Omnichannel akan langsung mengirimkan sebuah link yang meminta penilaian warga terhadap layanan yang diminta,” ujarnya.
Melalui penerapan platform layanan publik berbasis digital yang komprehensif dan terpusat ini, Pemerintah Kota Singkawang menaruh harapan besar agar seluruh aduan dan aspirasi masyarakat dapat tertangani dengan lebih cepat, terukur, dan transparan oleh jajaran aparatur sipil negara.
(*Red)
Tag:
#Pemkot Singkawang
#Diskominfo Singkawang
#Smart City Singkawang
#Layanan Publik Berbasis Digital
#Platform Omnichannel
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.