Pemkot Singkawang Kebut Persiapan Imlek, Cap Go Meh dan Ramadan Fair 2026
Faktakalbar.id, SINGKAWANG –
Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang
terus mematangkan persiapan pelaksanaan dua agenda besar yang akan berlangsung beriringan, yakni perayaan Imlek Cap Go Meh dan Ramadan Fair 2026.
Langkah percepatan ini diambil guna memastikan seluruh ornamen hias kota dan infrastruktur pendukung siap 100 persen sebelum hari pelaksanaan.
Baca Juga:
Cap Go Meh 2026 Bertepatan Ramadhan: Naga Wajib Berhenti Saat Adzan, Karnaval Usai Tarawih
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, memimpin langsung Rapat Pemantapan bersama panitia pelaksana di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang, Jumat (6/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, ia mengevaluasi sejauh mana progres yang telah berjalan di lapangan.
Berdasarkan laporan yang diterima, persiapan fisik dan non-fisik dinilai sudah berjalan sesuai jalur, meski masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.
“Berdasarkan paparan panitia, secara umum persiapan sudah mencapai sekitar 80 persen,” ujar Tjhai Chui Mie.
Kendati persentase kesiapan cukup tinggi, Wali Kota menegaskan agar sisa pekerjaan segera dipercepat. Hal ini mengingat waktu pelaksanaan kedua
event
tersebut semakin dekat.
Ia memberikan tenggat waktu (deadline) yang ketat kepada seluruh jajaran panitia agar penataan hias kota dapat diselesaikan paling lambat satu hari sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
“Kita tinggal kurang lebih 10 hari. Saya minta harus selesai H-1 sebelum Ramadan,” tegasnya.
Guna mengejar target waktu yang sempit tersebut, Tjhai Chui Mie memberikan instruksi taktis.
Baca Juga:
Cap Go Meh Pontianak 2026 Bertepatan Ramadan, Panitia Siapkan Tata Tertib Khusus
Ia membuka peluang bagi panitia untuk melakukan penambahan tenaga kerja serta menerapkan pengaturan jam kerja secara bergilir (sistem shift) agar pengerjaan dapat berlangsung 24 jam jika diperlukan.
“Jika memerlukan tambahan tenaga dan harus bekerja dengan sistem tiga shift, silahkan dilakukan,” instruksinya.
Selain masalah teknis pengerjaan, Wali Kota juga secara khusus meminta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga untuk mengawal langsung proses persiapan di lapangan.
Pengawasan ini penting untuk memastikan konsep yang telah direncanakan benar-benar terealisasi dengan baik, sehingga atmosfer toleransi dan kemeriahan kota dapat terwujud.
“Saya berharap nuansa Imlek dan Ramadan dapat benar-benar dirasakan masyarakat. Ini momentum yang unik karena dua perayaan besar hadir hampir bersamaan,” tambah Tjhai Chui Mie.
Pemkot Singkawang menargetkan pergelaran Imlek Cap Go Meh dan Ramadan Fair 2026 ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga mampu menjadi magnet daya tarik wisata bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah yang ingin merasakan keunikan budaya di Kota Singkawang.
(Natash)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.